Dibantu Kedubes Brasil, Keluarga Juliana Marins Apresiasi Upaya Basarnas Evakuasi di Jurang Gunung Rinjani

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 11:48 WIB
Basarnas ungkap pihak keluarga telah saling berkomunikasi mengenai proses evakuasi Juliana Marins.  (Instagram/kantorsar_mataram)
Basarnas ungkap pihak keluarga telah saling berkomunikasi mengenai proses evakuasi Juliana Marins. (Instagram/kantorsar_mataram)

 

Mediapriangan.com - Proses evakuasi Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang terjatuh di jurang kawasan Gunung Rinjani, akhirnya mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam konferensi pers pada Jumat, 27 Juni 2025.

Evakuasi terhadap Juliana Marins sempat menuai sorotan publik, terutama terkait keterlambatan proses penyelamatan.

Baca Juga: Agam Rinjani Ungkap Detik-Detik Evakuasi Juliana Marins, Menginap di Tebing Curam Bareng Jenazah Pendaki Brasil

Namun, Basarnas menegaskan bahwa tantangan medan dan cuaca ekstrem menjadi faktor utama yang membuat penggunaan helikopter tidak memungkinkan.

Dalam keterangannya, Syafii menyebutkan bahwa komunikasi intens telah terjalin antara pihak Basarnas dan keluarga korban, difasilitasi oleh Kedutaan Besar Brasil di Indonesia.

Hal ini dilakukan agar keluarga mendapat penjelasan lengkap tentang proses dan kendala yang dihadapi selama operasi SAR.

Baca Juga: Detik-detik Evakuasi Juliana Marins dari Jurang Rinjani, Jenazah Ditemukan di Kedalaman 600 Meter

“Difasilitasi oleh pihak embassy atau kedutaan, kita sampaikan mulai dari kegiatan yang dilaksanakan kemudian kita presentasikan tahapan-tahapan kegiatan, sebagai tanggapan moral dari pemerintahan terhadap korban warga negara asing tersebut,” ujar Syafii, dikutip dari unggahan SAR Mataram.

Menurut Syafii, keluarga Juliana memahami sepenuhnya kondisi di lapangan yang dihadapi tim SAR, dan menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas.

“Dari pihak keluarga Alhamdulillah, yang pertama menyampaikan apresiasi apa yang sudah dilakukan kita dan operasi yang kita laksanakan,” katanya.

Baca Juga: Evakuasi Pendaki Brasil Juliana Marins di Jurang Rinjani Dilanjutkan Pagi Ini, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Terberat

Lebih jauh, Syafii menegaskan bahwa keluarga dapat menerima situasi yang terjadi dan memahami keterbatasan dalam proses penyelamatan yang tidak mudah di medan ekstrem Gunung Rinjani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X