Tragedi Selat Bali, KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, 15 Penumpang Selamat dan 4 Ditemukan Meninggal Dunia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 4 Juli 2025 | 10:59 WIB
KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali Ketapang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok. Polda Jatim)
KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali Ketapang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok. Polda Jatim)

Mediapriangan.com - Insiden tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025, menyita perhatian publik.

Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali ini dilaporkan hilang kontak sebelum akhirnya dinyatakan tenggelam.

Menurut Kepala KSOP Tanjung Wangi, Capt. Purgana, pihaknya pertama kali menerima laporan insiden pada pukul 23.15 WIB.

Baca Juga: Tragis! Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Tikus Bengkulu, 7 Tewas di Laut: Ini Daftar Korban dan Kronologi Lengkapnya

“Sebelum kapal dinyatakan hilang kontak, ada komunikasi singkat antara awak kapal sekitar 20 menit sebelumnya,” jelasnya, dikutip dari laman resmi Polda Jatim pada Kamis, 3 Juli 2025.

Data awal menyebutkan bahwa kapal tersebut membawa 65 orang yang terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru, serta mengangkut 22 unit kendaraan.

Kronologi mencatat bahwa kapal meninggalkan dermaga pada pukul 22.56 WIB dan sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 23.20 WIB.

Baca Juga: Pangeran MBS Dukung Penuh! Menag Umar Beberkan Rencana Besar Kampung Haji RI di Arab Saudi Usai Bertemu Prabowo

Hanya 15 menit kemudian, kapal tersebut dilaporkan tenggelam oleh petugas Syahbandar yang berjaga di Pelabuhan Ketapang.

Respon cepat dari berbagai pihak langsung dilakukan. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, memimpin rapat koordinasi bersama instansi terkait pada Kamis pagi untuk menindaklanjuti upaya penyelamatan.

Tim gabungan mulai melakukan proses evakuasi sejak dini hari. Pada pukul 04.15 WIB, empat korban selamat ditemukan di sekitar perairan Cekik, Gilimanuk dan segera dibawa ke Kantor BPTD Gilimanuk untuk mendapat pemeriksaan medis.

Baca Juga: Evaluasi SOP Pendakian Gunung, Menhut Gaet Agam Rinjani dan Tyo Survival: Wajib Persiapan dan Gelang RFID

Kemudian pada pukul 06.00 WIB, sebanyak 15 orang selamat kembali ditemukan di perairan Pebuahan dan dievakuasi ke dermaga ASDP Gilimanuk. Namun, sekitar pukul 07.40 WIB, empat korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dibawa ke RSUD Negara.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim Basarnas yang mengoordinasikan sembilan kapal dari berbagai unsur, termasuk TNI AL, Polairud, dan KSOP.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X