Bantah Kabar Ahmad Muzani Gantikan Tito Karnavian, Mensesneg Sebut Secara Logika Nggak Masuk, Jangan Bikin Isu!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 4 Agustus 2025 | 21:33 WIB
Potret Prasetyo Hadi saat melakukan rapat koordinasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat yang diunggah di Instagramnya pada 14 April 2025.  (Instagram/prsetyo_hadi28)
Potret Prasetyo Hadi saat melakukan rapat koordinasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat yang diunggah di Instagramnya pada 14 April 2025. (Instagram/prsetyo_hadi28)

 

Mediapriangan.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya menanggapi isu yang tengah ramai diperbincangkan publik mengenai kabar pergantian Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Isu tersebut menyebutkan bahwa Ketua MPR Ahmad Muzani disebut-sebut akan menggantikan posisi Tito Karnavian sebagai Mendagri.

Menanggapi hal tersebut, Prasetyo secara tegas membantah kabar tersebut. Ia menyebut bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui asal muasal isu itu dan menilai informasi yang beredar tidak berdasar.

Baca Juga: Silfester Matutina Ungkap Ditelepon Jokowi Sebelum Pemeriksaan Polisi soal Kasus Ijazah Palsu

“Dari mana? Nggak tahu, jangan bikin isu,” tegas Prasetyo saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Agustus 2025.

Menurut Prasetyo, wacana Ahmad Muzani menjadi Mendagri dinilainya tak masuk akal dan sulit diterima dari sisi nalar publik.

Prasetyo menekankan bahwa pergantian jabatan penting seperti itu tidak bisa disimpulkan hanya dari spekulasi liar.

Baca Juga: Setelah Ramai Truk Pasang Bendera One Piece, API Instruksikan Pengemudi Kibarkan Merah Putih Sambut HUT ke-80 RI

“Gimana? Kan nggak masuk itu, secara logika umum kan agak kurang ketemu juga kan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa saat ini Ahmad Muzani masih menjabat sebagai Ketua MPR, dan menurutnya tidak wajar jika posisi tersebut digantikan oleh jabatan menteri dalam waktu dekat.

“Beliau kan sekarang Ketua MPR, masa kemudian menjadi menteri, kan agak kurang masuk,” tambah Prasetyo.

Baca Juga: 12,5 Juta Siswa Lintas Agama Dapat Cek Kesehatan Gratis, Program Prabowo Didukung Kementerian Agama

Sambil bergurau, Prasetyo mengimbau agar publik lebih bijak dalam menganalisis informasi yang berkembang, dan tidak menyebarkan spekulasi yang tidak memiliki dasar kuat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X