Mediapriangan.com - Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri, menyampaikan permintaan maaf sekaligus duka mendalam kepada keluarga driver ojek online (ojol) berinisial AK (21) yang meninggal dunia akibat terlindas mobil rantis Brimob saat demo 28 Agustus 2025 di Jakarta Pusat.
Asep bertemu langsung dengan keluarga korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Kamis malam. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan bahwa permintaan maaf disampaikan baik secara pribadi maupun atas nama institusi kepolisian.
“Hari ini kami sangat berduka sekali, kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi sore ya,” ujar Asep.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya sudah berbicara langsung dengan ayah korban, Zulkifli.
“Kebetulan tadi saya sudah bertemu keluarga almarhum dan bapaknya, Bapak Zulkifli, dan Alhamdulillah beliau juga sudah bisa menerima kami,” tambahnya.
Terkait peristiwa nahas ini, Asep menegaskan komitmen kepolisian untuk bertindak tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah.
“Saya tegaskan di sini, akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan pelanggaran terhadap kegiatan tadi sore,” ucapnya.
Selain menjanjikan proses yang transparan, ia juga memastikan kepolisian siap memenuhi kebutuhan keluarga korban, mulai dari biaya rumah sakit hingga keperluan ke depan.
“Kita juga sudah berbicara dengan Bapak Zulkifli, apa-apa yang menjadi tanggungan nanti di rumah sakit ataupun ke depannya, itu nanti menjadi tanggung jawab kami semuanya,” jelas Asep.
Menurutnya, langkah ini sekaligus bentuk tanggung jawab institusi agar keluarga korban memperoleh keadilan.
“Tadi pun dari Bapak Zulkifli, orang tua almarhum menyampaikan ingin minta keadilan dan kami siap. Kita akan serahkan ke propam agar ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Nikita Mirzani Ditahan Karena Pemerasan, Lolly Ajukan Penangguhan ke Polda Metro Jaya Meski Drama Panas Belum Reda!
Kronologi Sebelum Ditahan, Nikita Mirzani Pilih Bungkam dan Lewat Pintu Belakang Saat Penuhi Panggilan Polisi di Polda Metro Jaya
Viral Ijazah Jokowi Diduga Palsu, Kini 5 Orang Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Siapa Saja yang Terancam Hukum?
Polda Metro Jaya Bongkar Modus APK, Dua Pembobol Rekening Diringkus, Pensiunan Kehilangan Rp 304 Juta
516 Kg Sabu Siap Edar Lewat E-Commerce dan Medsos Digagalkan Polda Metro Jaya, Nilai Capai Rp516 Miliar
Roy Suryo Cs Minta Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Ditunda, Polda Metro Jaya Sebut Semua Sesuai Prosedur