Bos Serikat Buruh Dukung Aksi Damai, Sindir Pejabat DPR RI yang Flexing di Tengah PHK dan Dorong RUU Segera Dibahas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 2 September 2025 | 11:52 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani (tengah) bicara terkait dinamika aksi demonstrasi buruh terhadap DPR RI.  ( YouTube.com / Sekretariat Presiden)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani (tengah) bicara terkait dinamika aksi demonstrasi buruh terhadap DPR RI. ( YouTube.com / Sekretariat Presiden)

 

 

Mediapriangan.com - Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pimpinan sejumlah serikat buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin 1 September 2025. Agenda ini membahas dinamika unjuk rasa belakangan ini serta sejumlah rancangan undang-undang yang dinilai krusial.

Hadir dalam audiensi tersebut Presiden KSPI Said Iqbal, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, dan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.

Dalam keterangan pers usai pertemuan, Andi Gani menegaskan buruh mendukung penuh aksi demonstrasi yang damai, sekaligus menolak keberadaan oknum perusuh.

Baca Juga: Debut Resmi Lee Min-sung di Kualifikasi Piala Asia U-23, Korsel Targetkan Sapu Bersih Laga Grup J Lawan Garuda Muda

"Kami berada di bawah presiden dan yang pasti kami mendukung demonstrasi yang damai," ujar Andi.

"Tetapi kami tegaskan, kami menentang perusuh-perusuh yang mencoba mengganggu stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia," tambahnya.

Andi juga menyebut Presiden Prabowo berkomitmen mendorong pembahasan RUU Perampasan Aset serta RUU Ketenagakerjaan di parlemen.

Baca Juga: Said Abdullah Pastikan Tunjangan Perumahan DPR RI Dicabut, Ikuti Instruksi Prabowo Soal Efisiensi Anggaran Negara

"Dan beliau berjanji yang pertama, RUU Perampasan Aset segera dibahas," jelas Andi.

"RUU Ketenagakerjaan yang diminta oleh buruh, beliau minta pada Ketua DPR untuk langsung dibahas segera oleh partai-partai," sambungnya.

Di sisi lain, Said Iqbal menegaskan hak buruh untuk menyampaikan aspirasi di ruang publik harus tetap dijaga. Ia menyoroti gaya hidup sebagian pejabat yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi rakyat.

Baca Juga: Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Hari Ini, Ini Pilihan Jam Tayang Pencarian Terakhir 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X