Ramai Sorotan! Pakar Komunikasi Desak Pemerintah Hentikan Buzzer dan Rangkul Media Massa Demi Redam Gejolak Publik

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 3 September 2025 | 21:12 WIB
Potret aksi demo di area Gedung DPR dan MPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025.  (Foto: Harianterbit.com/Aldi Tsaqif)
Potret aksi demo di area Gedung DPR dan MPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025. (Foto: Harianterbit.com/Aldi Tsaqif)

Pejabat Harus Jadi Komunikator Utama

Nyarwi Ahmad, pengamat politik UGM, menegaskan pejabat publik dan pemimpin institusi politik harus tampil sebagai komunikator utama.

“Semestinya para pejabat publik dan pemimpin institusi politiklah yang menjadi influencer dalam mengkomunikasikan kebijakan publik,” katanya.

Media Massa Lebih Kredibel

Ketua AMKI Jawa Tengah, Samsul Arifin, menilai media massa adalah sarana komunikasi paling efektif.

Baca Juga: Megawati Hangestri Dipastikan Main di Turnamen Voli Turki Ferdi Zeyrek 2025, Ini Jadwal Manisa BBSK Selengkapnya

“Media itu rumah besar rakyat. Kalau Presiden ingin menenangkan masyarakat, jangan terlalu mengandalkan influencer, tapi perbanyaklah komunikasi lewat media massa,” ujarnya.

Samsul menegaskan, komunikasi melalui media lebih aman karena berita melewati proses verifikasi, berbeda dengan influencer yang hanya mengejar konten viral.

Analis politik Hendri Satrio alias Hensa juga menambahkan, “Media massa lah yang bisa menenangkan rakyat, bukan influencer.”

Baca Juga: Megawati Hangestri Dipastikan Main di Turnamen Voli Turki Ferdi Zeyrek 2025, Ini Jadwal Manisa BBSK Selengkapnya

Data Survei dan Catatan Buruk Influencer

Hasil survei Indonesian Presidential Studies (IPS) UGM tahun 2022 menunjukkan 74,4% masyarakat masih percaya pada media formal seperti televisi dan surat kabar, sedangkan media sosial hanya dipercaya 12,7%.

ICW juga mengingatkan sejumlah blunder pemerintah saat menggandeng influencer, seperti konser BPIP di masa pandemi dan kampanye Omnibus Law yang memicu gelombang protes.

Riset Pew Research Center 2024 di AS bahkan menemukan hanya 20% warga yang rutin menerima berita dari influencer, sebagian besar tanpa latar belakang jurnalistik.

Baca Juga: Jadwal Voli Turki Manisa BBSK vs Altinordu di Turnamen Ferdi Zeyrek 2025, Megawati Hangestri Belum Pasti Tampil?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X