Mediapriangan.com - Drama panjang antara influencer Adam Deni dan politikus Ahmad Sahroni kini memasuki babak baru. Setelah lama tak terdengar, Adam Deni menegaskan siap mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan untuk melanjutkan laporan dugaan korupsi yang sudah ia layangkan sejak 2022.
Dalam pernyataannya melalui kanal YouTube Cumicumi pada Selasa, 16 September 2025, Adam Deni mengungkapkan bahwa ia dan kuasa hukumnya sudah sepakat membawa kasus ini ke tahap selanjutnya.
"Minggu depan. Memang saya sudah komunikasi dengan pengacara," tegas Adam Deni.
"Minggu depan kami akan berangkat ke KPK untuk menindaklanjuti terkait laporan saya (terhadap Ahmad Sahroni)," sambungnya.
Adam Deni juga memastikan bukti-bukti yang dimilikinya terkait dugaan korupsi tersebut masih tersimpan dengan baik.
"Bukti-bukti yang saya punya sampai saat ini masih ada walaupun sempat disita penyidik," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian dokumen hanya berbentuk berkas fisik, sementara file digital tetap tersimpan dengan aman.
Kontroversi antara Adam Deni dan Ahmad Sahroni bukan hal baru. Pada 2024, Adam Deni sempat divonis 6 bulan penjara atas kasus fitnah terkait ucapannya mengenai “membungkam Rp 30 miliar” yang ditujukan kepada Sahroni, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Adam menerima vonis itu demi segera keluar dari tahanan.
Sahroni sendiri pernah melaporkan Adam Deni pada 2022 atas tuduhan pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks. Dalam sebuah keterangan tertulis, Sahroni menegaskan akan menyelesaikan kasus tersebut secara hukum.
“Anda berkata kata seenak jidat, tapi anda tidak sadari bahwa perkataan anda bisa menyebabkan diri anda kena masalah hukum lanjutan. Mari kita saksikan bersama atas sikapnya sendiri di mata hukum,” kata Sahroni saat itu.
Meski demikian, Adam Deni tetap berkomitmen membawa persoalan ini ke jalur hukum, khususnya lewat KPK. Ia menyebut KPK sudah merespons positif laporan yang ia ajukan pada 2022 dan meminta data tambahan.
“Kalau di persidangan saya, saya tidak mau ambil pusing. Saya maunya dengan Ahmad Sahroni fight di KPK biar semua terbukti,” tegas Adam Deni.
Artikel Terkait
Mahfud MD Soal Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Demo 28 Agustus: Bukan Salah Pendemo atau Aparat
Tangis Ibu Pecah Saat Anies Baswedan Melayat Driver Ojol Affan Kurniawan, Korban Rantis Brimob di Demo 28 Agustus
Desakan Pemecatan Eko Patrio dan Uya Kuya Menguat, Publik Tagih Ketegasan PAN Usai Tragedi Demo Berdarah
Rumah Uya Kuya Ludes Dijarah Saat Demo Ricuh, Politikus PAN Itu Pilih Balas Dengan Sikap Tenang dan Doa
Rumahnya Jadi Sasaran Penjarahan Demo, Sri Mulyani Serukan Indonesia Tanpa Anarki dan Kebencian
AHY Ingatkan Aksi Demo Jangan Anarki, Serukan Hentikan Pengerusakan Fasilitas Umum demi Kepentingan Bersama
Presiden Prabowo Tegaskan Bela Rakyat, Usut Kerusuhan Demo dan Siap Hadapi Mafia serta Korupsi Tanpa Kompromi
Ferry Irwandi Tantang TNI soal Aksi Demo, Influencer Ini Tegaskan Ide Tak Bisa Dipenjara dan Siap Hadapi Dugaan
Presiden Prabowo Setujui Tim Investigasi Independen untuk Usut Demo Agustus 2025, GNB Desak Bebaskan Aktivis
AHY Setuju Tim Investigasi Independen, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Teori Konspirasi Pasca Demo Agustus 2025