“Dia sendiri yang bilang, dirinya menganut teori likuiditas Milton Friedman. Jadi teori likuiditas ini memang artinya tidak boleh ada dana mengendap. Uang itu harus ke luar, harus jalan,” jelas Yanwar.
Dengan pendekatan tersebut, publik kini menanti hasil nyata dari kebijakan agresif ini. Apakah dana ratusan triliun yang digelontorkan ke perbankan benar-benar mampu mendorong kredit dan menggerakkan perekonomian nasional?***
Artikel Terkait
Jejak Sri Mulyani dalam Tiga Era Presiden: Dari Masuk Kabinet SBY, Kembali di Jokowi, hingga Keluar di Era Prabowo
KPK Rilis 5 Rekomendasi Pasca Putusan MK Larangan Rangkap Jabatan Wamen, Dorong Reformasi Gaji dan Regulasi
KPK Soroti Harta Wali Kota Prabumulih di Tengah Skandal Mutasi Kepsek, Klarifikasi Arlan dan Hotman Paris Turut Bersuara
Masalah Pendanaan Kopdes Merah Putih Tuntas, Zulhas Puji Menkeu Purbaya, 6 Bulan Selesai dalam 30 Menit
Kemendagri Panggil Wali Kota Prabumulih, Ungkap Mutasi Kepsek SMPN 1 Tak Sesuai Aturan hingga Teguran Partai
MK Tolak Uji Formil UU TNI, 4 Hakim MK Beri Dissenting Opinion dan Desak Perbaikan dengan Keterbukaan Publik
Misteri Dugaan Bobol RDN di BCA Rugikan Sekuritas Rp70 Miliar, OJK Turun Tangan Perketat Aturan Transfer Dana
Gelombang Keracunan MBG Terjadi di 6 Daerah, 251 Siswa di Banggai Kepulauan Dirawat, Publik Desak Evaluasi