Bedah Gaya Menkeu Purbaya vs Sri Mulyani, Rezim Bapak vs Ibu, Rp200 Triliun Digelontorkan demi Ekonomi Bergerak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 19 September 2025 | 11:16 WIB
Menyoroti perbedaan gaya pengelolaan keuangan Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa dengan pendahulunya, Sri Mulyani.  (Dok. Kemenkeu)
Menyoroti perbedaan gaya pengelolaan keuangan Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa dengan pendahulunya, Sri Mulyani. (Dok. Kemenkeu)

“Dia sendiri yang bilang, dirinya menganut teori likuiditas Milton Friedman. Jadi teori likuiditas ini memang artinya tidak boleh ada dana mengendap. Uang itu harus ke luar, harus jalan,” jelas Yanwar.

Dengan pendekatan tersebut, publik kini menanti hasil nyata dari kebijakan agresif ini. Apakah dana ratusan triliun yang digelontorkan ke perbankan benar-benar mampu mendorong kredit dan menggerakkan perekonomian nasional?***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X