Curhat Mentan Amran soal Panggilan Mendadak Prabowo Tengah Malam, Kisah di Balik Larangan Impor Tapioka

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 22 September 2025 | 22:04 WIB
Mentan RI, Andi Amran buka-bukaan soal pengalamannya dipanggil mendadak Presiden Prabowo terkait masalah impor tepung tapioka.  (Instagram.com/@a.amran_sulaiman)
Mentan RI, Andi Amran buka-bukaan soal pengalamannya dipanggil mendadak Presiden Prabowo terkait masalah impor tepung tapioka. (Instagram.com/@a.amran_sulaiman)

Mediapriangan.com - Presiden RI, Prabowo Subianto mendadak memanggil Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, sebelum keberangkatannya ke Amerika Serikat dan Jepang.

Panggilan itu terkait kisruh impor tepung tapioka yang menimbulkan keresahan di kalangan petani singkong dalam negeri.

“Saat ada ribut soal tepung tapioka, Bapak Presiden minta ke kami. Kami dipanggil, putusan besok pagi, sebelum aku ke Amerika Serikat, Jepang,” ungkap Amran dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Senin, 22 September 2025.

Baca Juga: Setelah Hampir 10 Tahun, Prabowo Subianto Siap Naik Podium PBB, Tambah Jejak Diplomasi Panjang Indonesia

Instruksi Tegas dari Presiden

Amran menuturkan, Prabowo memberikan arahan tegas agar keputusan soal impor tepung tapioka segera diselesaikan. Rapat terbatas itu juga diikuti sejumlah menteri ekonomi dan perdagangan.

“Kami telepon Pak Menko Ekonomi, Menko Pangan, Pak Mendag. Bapak Presiden minta 1x24 jam harus sudah ditandatangani. Saya jawab siap Pak,” kata Amran.

Rapat maraton selama 24 jam akhirnya menuntaskan aturan penyetopan impor resmi.

Baca Juga: Pengakuan Inggris terhadap Palestina Picu Ketegangan Israel, Tapi Jadi Secerca Harapan Menuju Perdamaian

Koordinasi Lintas Kementerian

Amran juga berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Keputusan pemerintah menetapkan keran impor tapioka ditutup selama produksi dalam negeri cukup memenuhi kebutuhan.

“Alhamdulillah, Pak Mendag luar biasa, menteri-menteri luar biasa. Malamnya mulai rakortas, maraton 24 jam, setelah itu langsung ditandatangani. Dengan ini, resmi tidak boleh lagi tepung tapioka dari luar masuk ke Indonesia tanpa ada rekomendasi dari hasil rakortas dan rekomendasi dari kementerian,” jelas Amran.

Baca Juga: Sempat Diragukan, Menkeu Purbaya Bela Data BPS, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen Sah dan Valid

Akar Masalah dari Petani Lampung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X