Udang Beku Indonesia Ditolak AS, Satgas Pastikan Cs-137 Berasal dari Scrap Filipina di Kawasan Cikande

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 30 September 2025 | 21:35 WIB
Menko Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas, Zulkifli Hasan menetapkan Kawasan Industri Modern Cikande sebagai zona khusus radiasi.  (Instagram/zul.hasan)
Menko Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas, Zulkifli Hasan menetapkan Kawasan Industri Modern Cikande sebagai zona khusus radiasi. (Instagram/zul.hasan)

Mediapriangan.com - Kasus penolakan produk udang beku asal Indonesia oleh Amerika Serikat terus menjadi sorotan. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mendeteksi adanya zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) dalam sampel produk yang diekspor dari Indonesia.

Menindaklanjuti kasus ini, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cs-137. Hasil investigasi terbaru Satgas menyimpulkan, sumber pencemaran berasal dari Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Kontaminasi Berasal dari Scrap Filipina

Ketua Satgas sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa pencemaran Cs-137 ditemukan pada bubuk besi bekas (scrap) impor dari Filipina. Material tersebut sempat disimpan dalam kontainer yang kemudian dipakai kembali untuk produk lain.

Baca Juga: Liputan Kasus Keracunan MBG Ricuh, Wartawan Diduga Dianiaya Oknum Pegawai SPPG Pasar Rebo Jakarta Timur

“Datangnya dari Filipina, diduga dari bubuk scrap itu. Jadi kita sudah re-ekspor dan itu kan masuk pakai kontainer. Kalau kontainer nanti masuk muatannya udang, itu bisa tercemar udangnya,” ujar Zulhas dalam konferensi pers, Selasa (30/9/2025).

Scrap yang dipakai PT PNT di Cikande menggunakan metode peleburan induksi. Metode ini disebut sudah dilarang di berbagai negara, tetapi masih ditemukan di Indonesia.

Dampak ke Lapak Besi dan Warga Sekitar

Investigasi juga menemukan pencemaran telah menyebar ke 15 lapak besi bekas di sekitar kawasan industri. Satgas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 1.562 pekerja dan warga. Hasilnya, sembilan orang terindikasi terpapar Cs-137, namun telah mendapat penanganan medis dari Kementerian Kesehatan.

“Selebihnya tidak menimbulkan dampak kesehatan serius,” kata Zulhas.

Baca Juga: Kisruh Dapur MBG Panakkukang, Patokan Rp6.500 per Porsi Dinilai Tak Masuk Akal, Ratusan Siswa Kehilangan Hak Gizi

Kasus Udang Beku Ditolak AS

Dampak pencemaran ini menyeret produk ekspor. PT Bahari Makmur Sejati, salah satu pemasok udang beku Indonesia, terpaksa menghadapi penolakan dari FDA setelah produk dengan label Great Value Walmart diduga terkontaminasi Cs-137. Produk itu kemudian ditarik dari 13 negara bagian di AS.

Meski sampel bermasalah tidak sempat beredar luas di pasar, FDA tetap meminta konsumen yang membeli produk agar membuangnya. Sejak saat itu, ekspor dari PT Bahari Makmur Sejati untuk sementara tidak diterima.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X