Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Kakak Selamat, Adik Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan Ponpes

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 10:28 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkap peristiwa pilu korban jiwa dalam insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo. (Dok. Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkap peristiwa pilu korban jiwa dalam insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo. (Dok. Pemkot Surabaya)

Mediapriangan.com - Duka menyelimuti Sidoarjo, Jawa Timur, setelah bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025. Saat kejadian, ratusan santri sedang melaksanakan Salat Ashar berjemaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan.

Hingga Rabu malam, 1 September 2025, sebanyak 108 korban berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 5 orang meninggal dunia, sementara sisanya selamat namun mengalami luka-luka. Puluhan santri diperkirakan masih terjebak di reruntuhan.

Evakuasi Tim SAR

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa pada hari ketiga operasi pencarian, tujuh korban berhasil dievakuasi. Lima korban selamat, dua lainnya meninggal dunia.

Baca Juga: Robohnya Gedung Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, 102 Korban Sudah Dievakuasi, 38 Orang Masih Dicari Tim SAR

"Pada hari ini kita telah berhasil mengevakuasi tujuh korban dengan rincian lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia," kata Bramantyo di Posko SAR Gabungan, Sidoarjo.

Salah satu korban ditemukan dalam posisi bersujud pada pukul 14.42 WIB. Korban berinisial HK berhasil dievakuasi selamat pukul 15.52 WIB, disusul WH pukul 16.05 WIB, PTRA pukul 18.02 WIB, FTH pukul 18.40 WIB, dan RSI pukul 20.22 WIB.

Perawatan Korban

Korban selamat kini dirujuk ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo untuk penanganan medis, termasuk SF yang mengalami patah tulang.

Baca Juga: Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, 100 Santri Jadi Korban, 26 Masih Hilang, Evakuasi Terus Dilakukan

"RSI dalam kondisi selamat namun membutuhkan penanganan khusus terkait yang bersangkutan oleh tim medis dan dirujuk ke rumah sakit umum. Kemungkinan ada fraktur," ujar Bramantyo.

Satu korban tewas yang belum diketahui identitasnya dibawa ke Rumah Sakit Siti Hajar untuk proses identifikasi DVI.

Kisah Kakak Menolong Adik

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menceritakan saat bertakziah ke rumah duka bahwa seorang kakak sempat menolong adiknya ketika reruntuhan menimpa santri. Nahas, sang adik menjadi salah satu korban tewas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X