Update Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk, Korban Jiwa Jadi 9 Orang, 400 Tim SAR Evakuasi Nonstop!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 06:33 WIB
Tim SAR gabungan bekerja 24 jam evakuasi korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jumat (3/10/2025). (Foto: Dok. Pojok Baca)
Tim SAR gabungan bekerja 24 jam evakuasi korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jumat (3/10/2025). (Foto: Dok. Pojok Baca)

 

Mediapriangan.com - Upaya pencarian korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih terus dilakukan hingga memasuki hari kelima pada Jumat (3/10/2025).

Tim SAR gabungan kembali menemukan empat jenazah, sehingga total korban meninggal dunia kini menjadi sembilan orang.

Seluruh korban yang ditemukan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi. Sementara itu, berdasarkan data absensi santri, masih ada 54 orang yang belum ditemukan.

Baca Juga: Evakuasi Ponpes Al Khoziny, 10 Korban Meninggal, Tim SAR Gunakan Excavator Breaker Usai Golden Time Berakhir

Tim SAR Bekerja 24 Jam

Lebih dari 400 personel gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, Dinas PU, Damkar, Tagana, hingga relawan bekerja tanpa henti bergantian siang dan malam.

Mereka menggunakan peralatan modern seperti Search Cam Flexible Olympus, Xaver 400 Wall Scanner, hingga Multi Search Leader untuk mencari tanda-tanda korban.

Namun, hingga kini tidak ada indikasi korban selamat. Proses pencarian pun dialihkan ke evakuasi dan pembersihan reruntuhan dengan bantuan alat berat.

“Lebih dari 400 personel tim SAR gabungan bekerja siang dan malam selama 24 jam,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dari posko darurat, Kamis (3/10).

Baca Juga: Evakuasi Dramatis Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 66 Terjebak Reruntuhan, Tim SAR Hadapi Medan Sempit

Keluarga Korban Relakan

Suharyanto menambahkan, penggunaan alat berat sudah mendapat persetujuan dari keluarga korban. Meski berisiko memengaruhi kondisi jenazah, keluarga mengaku telah ikhlas.

“Seluruh pihak keluarga korban sudah merelakan dan mengikhlaskan apabila kemudian alat berat ini masuk akan mengganggu kondisi jenazah di bawah reruntuhan,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X