Usai Sentil Pertamina Malas Bangun Kilang, Menkeu Purbaya Kini Puji Simon Lebih Terbuka dan Siap Perkuat Hulu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 09:58 WIB
Menkeu Purbaya bertemu Dirut Pertamina Simon Mantiri bahas pembangunan kilang minyak dan penguatan sektor hulu. (Dok. Menkeuri)
Menkeu Purbaya bertemu Dirut Pertamina Simon Mantiri bahas pembangunan kilang minyak dan penguatan sektor hulu. (Dok. Menkeuri)

Mediapriangan.com - Setelah sempat menyoroti kinerja Pertamina dalam membangun kilang minyak baru, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kini bersikap lebih positif usai bertemu langsung dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri.

Pertemuan antara keduanya berlangsung di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Kamis malam, 23 Oktober 2025. Salah satu topik utama yang dibahas ialah rencana percepatan pembangunan kilang minyak dan penguatan sektor hulu migas nasional.

Purbaya Puji Sikap Terbuka Dirut Pertamina

Setelah pertemuan tersebut, Purbaya secara terbuka memuji Simon yang dianggap mampu menerima kritik dengan lapang dada dan menunjukkan komitmen untuk memperbaiki sektor energi nasional.

Baca Juga: Utang Whoosh Jadi Sorotan, Danantara Siap Terbang ke China Bahas Skema Baru, Purbaya Tegas Tak Ikut Campur

“Dia (Simon) ngebahas kritikan saya di DPR, dia bilang dia malah senang sekarang saatnya membangun kilang ke depan. Dia akan lebih senang membangun kilang lagi, berbagai macam diskusi yang kita lakukan,” ujar Purbaya.

Ia bahkan membandingkan sikap Simon dengan direktur utama Pertamina sebelumnya yang dinilainya tidak sepositif ini.

“Pada dasarnya lebih positif dibanding direktur-direktur utama yang sebelumnya. Jadi, dia menerima kritik dan sama penanganannya sama saya, kita majukan dunia perminyakan di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: China Angkat Bicara soal Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Klaim Proyek Lancar dan Beri Dampak Ekonomi Positif

Bahas Sektor Hulu yang Dinilai Masih Lemah

Selain soal pembangunan kilang, Purbaya juga menyinggung persoalan mendasar di tubuh Pertamina, yakni lemahnya sektor hulu. Menurutnya, masalah ini menjadi penyebab utama stagnasi produksi minyak nasional.

“Saya kritik soal hulu, dia bilang mau mengembangkan hulu. Jadi, kalau lifting itu enggak mungkin naik lagi kalau enggak ada pertemuan ladang minyak baru karena ladang minyak kan setelah diproduksi pasti turun terus,” kata Purbaya.

Purbaya menegaskan, tanpa eksplorasi dan pengembangan ladang baru, produksi minyak akan terus menurun.

Baca Juga: Menpora Erick Thohir Tegaskan Sikap Indonesia soal Atlet Israel, IOC Ancam Cabut Status Tuan Rumah Olimpiade

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X