Marsinah Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Simbol Perjuangan Buruh Perempuan di Era Orde Baru

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 12 November 2025 | 08:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa, termasuk Marsinah, aktivis buruh perempuan asal Jawa Timur, dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: IG)
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa, termasuk Marsinah, aktivis buruh perempuan asal Jawa Timur, dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: IG)

Tragedi tersebut mengguncang publik nasional dan menjadikannya simbol keberanian kaum buruh, terutama aktivis buruh perempuan yang memperjuangkan hak di tengah represi.

Kini, lebih dari tiga dekade setelah kepergiannya, Marsinah akhirnya diakui negara sebagai Pahlawan Nasional, setara dengan tokoh-tokoh besar lain seperti Soeharto, Gus Dur, dan Sarwo Edhie Wibowo.

Upaya Panjang Pengakuan Resmi

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah telah diupayakan sejak lama.

Baca Juga: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Ajak Warga Jadikan Hari Pahlawan Nasional 2025 Sebagai Momentum Pengabdian

“Sebetulnya kalau Marsinah itu dari 2022 sudah pernah diajukan, cuma kelengkapannya memang masih minim,” ujar Khofifah kepada awak media jelang upacara penganugerahan di Istana Negara, Jakarta.

Ia menjelaskan, dorongan agar Marsinah mendapat pengakuan datang dari berbagai serikat buruh di Indonesia, terutama saat peringatan Hari Buruh atau May Day.

“Ketika May Day itu, hampir serentak seluruh serikat buruh termasuk di Jawa Timur menyuarakan agar Marsinah diajukan sebagai pahlawan nasional,” terangnya.

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Ajak Teladani Nilai Juang di Hari Pahlawan 2025 dan Apresiasi Pengelola PBB Berprestasi

“Dan ketika disampaikan ke Presiden Prabowo, beliau langsung merespons dengan positif,” imbuh Khofifah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kemudian membentuk tim khusus untuk menelusuri jejak perjuangan Marsinah.

“Kami ke makamnya, ke rumahnya, dan mencari data primer agar proses ini lengkap dan sahih. Ini hasil kerja bersama banyak pihak,” tutur Khofifah.

Baca Juga: Surya Paloh Sepakat Soeharto Masuk Daftar Pahlawan Nasional, Titiek Ungkap Semua Fraksi Mayoritas Setuju

Makna Penghargaan untuk Generasi Penerus

Penganugerahan kepada Marsinah menandai babak penting dalam sejarah perjuangan buruh Indonesia, sekaligus menegaskan pengakuan negara terhadap peran aktivis buruh perempuan dalam membela hak-hak pekerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X