Baca Juga: Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Roy Suryo Siapkan Buku Gibran Black Paper yang akan Dirilis Bertahap
Terkait keputusannya mengunggah rekaman CCTV ke media sosial, Sherly Annavita mengaku hal tersebut dilakukan karena ancaman sudah melibatkan keluarganya.
"Karena ancamannya sudah melibatkan keluarga (mengirimkan identitas adik). Setelah sebelumnya banyak sekali direct message (DM) teror yang punya tingkat kemiripan," sebutnya.
"Jadi kalau ada hal-hal aneh terjadi setelah ini, teman-teman juga setidaknya sudah tahu urutan peristiwanya," imbuhnya.
Pada akhir pernyataannya, Sherly Annavita menyampaikan pesan reflektif kepada publik agar berbagai peristiwa yang terjadi dapat menjadi momentum kebersamaan.
"Mari jadikan momen bencana alam di Sumatera, teror terhadap para penggiat sosial dan pergantian tahun ini sebagai momentum untuk sama-sama menyatukan komitmen membangun bangsa dengan fair," terangnya.
"Baik dan benar agar cita-cita mewujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur itu bisa segera terwujud nyata," tandas Sherly.***
Artikel Terkait
4 Film Indonesia Tayang Perdana 8 Januari 2026, Ramaikan Bioskop Awal Tahun dengan Kisah Beragam
Terima Bantuan Traktor Kementan, Gapoktan di Kota Tasikmalaya Optimistis Dongkrak Produksi Pertanian
Program One Hafidz One Kelurahan, Mencetak Generasi Muda Berahlakul Karimah
AKBP Moh Faruk Rozi Pimpin Kenaikan Pangkat 80 Personel Polres Tasikmalaya Kota
Big Match Voli Putri Proliga 2026, Jakarta Livin Mandiri Tantang Bandung BJB Tandamata di Awal Kompetisi
Megawati Hangestri vs Anastasia Guerra di Proliga 2026, Duel Jakarta Pertamina Enduro dan Bandung BJB Tandamata