Sorotan Ferry Irwandi Awal 2026, Pendidikan dan Berpikir Kritis Dinilai Jadi Tanggung Jawab Sosial

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:38 WIB
Ferry Irwandi menyoroti peran pendidikan yang baik bagi masyarakat dan berpikir kritis sebagai tanggung jawab sosial di awal 2026.     (Instagram.com/@irwandiferry)
Ferry Irwandi menyoroti peran pendidikan yang baik bagi masyarakat dan berpikir kritis sebagai tanggung jawab sosial di awal 2026. (Instagram.com/@irwandiferry)

Lebih lanjut, Ferry Irwandi menilai pendidikan seharusnya berfungsi sebagai jembatan, bukan pemisah. Dalam masyarakat yang majemuk, akses terhadap pengetahuan perlu diperluas agar tidak menjadi alat eksklusivitas segelintir kelompok.

"Pendidikan seharusnya tidak menciptakan jarak, melainkan menjembatani perbedaan," ungkapnya.

Baca Juga: Bukan Hanya Adu Argumen, Ferry Irwandi vs Gusti Aju Dewi Kini Jadi Ajang Banding Latar Akademik Mentereng

"Mereka yang memiliki keistimewaan akses terhadap ilmu dituntut untuk berbagi, menerjemahkan, dan mempermudah, agar pengetahuan dapat menjadi milik bersama, bukan alat eksklusivitas," sambung Ferry.

Tak hanya itu, Ferry Irwandi juga mengaitkan erat pendidikan dengan kemampuan berpikir kritis.

Menurutnya, masyarakat terdidik memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas ruang publik, terutama di tengah derasnya arus informasi.

Baca Juga: Ferry Irwandi dan TNI Resmi Berdamai, Akhiri Polemik Dugaan Pidana Usai Dialog dengan Brigjen Freddy Ardianzah

"Dengan kemampuan berpikir kritis yang dimilikinya, mereka diharapkan mampu meluruskan disinformasi, menenangkan perbedaan," jelas Ferry.

"Serta mendorong dialog yang rasional, beradab, dan berlandaskan fakta," imbuhnya.

Dalam pandangan Ferry Irwandi, berpikir kritis menjadi kunci agar suara kaum terdidik dapat menghadirkan kejernihan di tengah situasi sosial yang kompleks.

Oleh sebab itu, pendidikan dan berpikir kritis harus berjalan seiring dengan integritas pribadi.

Baca Juga: Mahfud MD Angkat Suara Soal Kontroversi Ferry Irwandi vs Dansat Siber TNI, Sebut Lebih Baik Tak Diperpanjang

"Pada akhirnya, pendidikan harus selalu berjalan seiring dengan integritas," ungkapnya.

Ia menegaskan, tanggung jawab sosial tidak hanya terletak pada kecakapan berpikir kritis, tetapi juga pada keteladanan sikap dan keberpihakan pada kepentingan publik.

Bagi Ferry Irwandi, ukuran kemajuan bangsa bukan sekadar jumlah orang terdidik, melainkan sejauh mana pendidikan dan berpikir kritis digunakan untuk kebaikan bersama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X