nasional

Potret Buruk Perundungan di Sekolah, Pembelajaran dari 5 Kasus Kekerasan Terhadap Siswa di Berbagai Daerah di Indonesia

Minggu, 15 September 2024 | 12:57 WIB
Kasus perundungan di sekolah masih menjadi masalah yang serius di Indonesia, salah satu contoh terbaru di SMK Kota Gorontalo pada Selasa, 10 September 2024. (Freepik)

 

Mediapriangan.com - Perundungan di sekolah masih menjadi masalah serius yang kerap terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Kasus-kasus ini tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga psikologis terhadap korban.

Salah satu contoh terbaru adalah kejadian yang terjadi di SMK Kota Gorontalo pada Selasa, 10 September 2024, di mana dugaan aksi perundungan menimpa seorang siswa.

Dalam video perundungan yang beredar luas di media sosial, terlihat jelas empat pelaku yang diduga memaksa korban menenggak minuman keras. Akibatnya, korban mengalami muntah-muntah dan kondisi mulut yang berbusa.

Baca Juga: Segera Batasi Penggunaan Gadget, Agar Kasus Perundungan Anak Tidak Terulang

Orang tua korban, Gufron Suratman, mendapat kabar tentang insiden tersebut dari salah satu siswa di sekolah tersebut. Setelah tiba di sekolah, Gufron mendapati anaknya terbaring tidak sadarkan diri dan basah kuyup di dekat tembok sekolah.

“Saya tidak banyak bertanya saat itu, langsung saya bawa anak saya ke Rumah Sakit Aloei Saboe di Kota Gorontalo,” ujar Gufron kepada media pada Kamis, 12 September 2024.

Kasus ini menunjukkan bahwa perundungan masih menjadi momok di dunia pendidikan kita, di mana penanganan yang serius dan tindakan pencegahan harus segera diterapkan.

Baca Juga: Bea Cukai Jalankan Operasi Gempur 2024 Terhadap Bisnis Rokok Ilegal yang Berpotensi Mengakibatkan Boncos Negara

Selain di Gorontalo, beberapa kasus perundungan lainnya juga sempat mencuri perhatian publik, membuktikan bahwa fenomena ini masih meluas dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Kasus Bullying Siswi SD di Bekasi

Kasus serupa juga terjadi di Bekasi, Jawa Barat, tepatnya pada 28 Agustus 2024. Seorang siswi kelas 4 SD menjadi korban tindakan perundungan oleh teman-teman sekelasnya.

Mereka memaksa korban memakan roti yang berisi tusuk gigi plastik, yang menyebabkan korban mengalami rasa sakit luar biasa. Sang siswi sering menangis karena ketakutan dan enggan membuka mulutnya.

Beruntung, setelah usaha panjang membujuk korban, tusuk gigi tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dari mulutnya.

Halaman:

Tags

Terkini