Bahlil mengungkapkan istilah 'tukar guling' dalam sebuah pidatonya yang menimbulkan spekulasi publik.
Pernyataannya bahwa Golkar telah menyerahkan posisi Ketua MPR kepada partai Gerindra untuk memperoleh keuntungan politik tertentu menimbulkan kontroversi.
Warganet merespons hal ini dengan skeptis, mempertanyakan transparansi politik di dalam kabinet baru ini.
4. Natalius Pigai – Menteri HAM
Natalius Pigai juga menjadi sorotan setelah mengusulkan kenaikan anggaran Kementerian HAM hingga Rp20 triliun, padahal anggaran saat ini hanya Rp60 miliar.
Pigai menyatakan bahwa dengan anggaran yang lebih besar, kementeriannya dapat membawa perubahan besar di bidang HAM.
Usulannya ini memicu berbagai pendapat, terutama terkait prioritas anggaran pemerintah.
Selain keempat menteri tersebut, beberapa tokoh lain di kabinet juga menghadapi kritikan karena masa lalu mereka yang penuh kontroversi.
Nama-nama seperti Zulkifli Hasan, Dito Ariotedjo, dan Wahyu Trenggono menjadi pusat perhatian warganet.
Berikut adalah beberapa contoh kontroversi yang melibatkan mereka:
1. Zulkifli Hasan
Pada tahun 2020, Zulkifli Hasan sempat diperiksa oleh KPK terkait kasus suap dalam alih fungsi hutan di Riau.
Meskipun Zulkifli membantah tuduhan tersebut, namanya tetap kerap dikaitkan dengan skandal ini, dan banyak yang mempertanyakan transparansi pemerintah dalam memilih menteri.