Meta dan TikTok Indonesia Sambut Baik Peraturan Presiden untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas di Indonesia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 21 Oktober 2024 | 13:16 WIB
Meta dan TikTok menyambut terbitnya Perpres yang mengatur Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital dalam mendukung jurnalisme berkualitas. (Istimewa)
Meta dan TikTok menyambut terbitnya Perpres yang mengatur Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital dalam mendukung jurnalisme berkualitas. (Istimewa)

Mediapriangan.com - Dua perusahaan platform digital terkemuka, Meta Indonesia dan TikTok Indonesia, menyambut terbitnya Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 yang mengatur Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital dalam mendukung jurnalisme berkualitas.

Meta dan TikTok siap untuk berkolaborasi dengan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital guna menciptakan ekosistem pemberitaan yang sehat dan mendukung perkembangan jurnalisme yang berkualitas di Indonesia.

Diskusi antara Komite dan Meta dan TikTok tersebut diadakan di Lantai 7 Gedung Dewan Pers, Jalan Kebonsirih, Jakarta Pusat, pada waktu yang berbeda.

Baca Juga: Raffi Ahmad Diusulkan Jadi Calon Wakil Menteri Seni dan Kreatif, Prabowo Janjikan Dana Abadi bagi Seniman Indonesia

Pertemuan dengan TikTok Indonesia berlangsung pada Kamis, 10 Oktober 2024, sedangkan pertemuan dengan Meta Indonesia berlangsung sebelumnya pada Senin, 30 September 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Suprapto Sastro Atmojo, Ketua Komite Tanggung Jawab, mengungkapkan Meta dan TikTok menyambut baik dukungan perusahaan platform digital untuk mewujudkan jurnalisme berkualitas di Indonesia.

“Kami menyambut baik dukungan perusahaan platform digital untuk mewujudkan jurnalisme berkualitas di Indonesia. Meta dan TikTok telah menunjukkan komitmen mereka melalui berbagai program yang telah ada,” ungkap Suprapto.

Baca Juga: Veronica Tan Bahas Tantangan Ibu dan Anak Usai Diundang Prabowo Jadi Calon Menteri, Disebut Saat Debat Pilpres 2024

Suprapto menambahkan bahwa kedua perusahaan siap bekerja sama dalam menyediakan pelatihan jurnalistik serta program lain yang bertujuan untuk memperkuat ruang publik dengan konten berkualitas, sekaligus membantu mewujudkan ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan.

Public Policy & Government Relations TikTok Indonesia Faris Mufid menekankan bahwa sejak kehadirannya di Indonesia pada tahun 2016, TikTok telah berkolaborasi dengan berbagai perusahaan media untuk meningkatkan kualitas pemberitaan.

“Kami memiliki mekanisme yang cepat untuk menangani laporan konten misinformation dan disinformation. Pada kuartal pertama 2024, kami berhasil menghapus 99 persen konten pelanggaran sebelum dilihat publik,” ujarnya.

Baca Juga: 79 WNI Berhasil Dievakuasi dari Lebanon, Begini Situasi Terkini di Beirut Usai Serangan Udara Israel

TikTok menempatkan fokus pada kreativitas dan interaksi warganet, serta bersedia bekerja sama dengan pemerintah, LSM, organisasi, dan penerbit untuk menciptakan ekosistem media yang baik.

Rofi Uddarojat, juga dari TikTok Indonesia, menambahkan bahwa pelatihan yang diadakan meliputi panduan komunitas dan peningkatan keterampilan pembuatan konten.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X