nasional

Kuota Cuma 30 Per Hari! Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dibatesin, Layanan Tetap Optimal atau Malah Tidak Maksimal?

Senin, 10 Februari 2025 | 07:51 WIB
Imbas Pemangkasan Anggaran, Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Diminta Tetap Optimal. (Freepik/senivpetro)

"Pemerintah harus melakukan skala prioritas program untuk menyiasati keterbatasan anggaran, tetapi tidak boleh sampai menghilangkan salah satu jenis layanan kesehatan tersebut," paparnya.

PKG Mulai Berjalan 10 Februari 2025

Seperti diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto telah memutuskan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) akan resmi dimulai pada 10 Februari 2025 secara nasional.

Baca Juga: Dipecat dan Viral, Wenny eks Pegawai PT Timah Balik Nyindir! Sindirannya Kali Ini Soal Dugaan Korupsi, Berani Banget?

Program ini menjadi salah satu agenda utama Kabinet Merah Putih di sektor kesehatan.

"Ini adalah program cek kesehatan gratis yang telah diputuskan oleh Presiden Prabowo. Mulai 10 Februari, program ini akan berjalan di puskesmas dan klinik-klinik," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 5 Februari 2025.

PKG ditargetkan untuk seluruh kelompok usia, dengan total sekitar 280 juta penduduk yang diharapkan bisa mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Bongkar Gas Elpiji 3 Kg, Harga Aslinya Rp42.750 per Tabung! Tapi di Pasaran cuma Rp20 Ribu?!

Untuk tahap awal, pemeriksaan kesehatan gratis akan tersedia di 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik yang telah ditunjuk.

Program ini akan dibagi menjadi dua kelompok usia, yakni anak-anak di bawah enam tahun dan usia di atas enam tahun.

Kuota PKG di Puskesmas Dibatasi 30 Orang Per Hari

Demi menghindari antrean panjang, pemerintah menerapkan sistem kuota harian untuk peserta PKG.

Setiap puskesmas akan melayani maksimal 30 orang per hari, yang dilakukan melalui sistem pendaftaran digital.

Baca Juga: Finalisasi PDSS SNBP 2025 Molor 4 Kali! Siswa Protes Sekolah Lalai Input Data, Panitia SNPMB Terpaksa Mundurin Jadwal

"Kami tetapkan kuota maksimal 30 pendaftaran per hari melalui aplikasi SATUSEHAT mobile," kata Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI, Maria Endang Sumiwi, dalam konferensi pers, Jumat 7 Februari 2025.

Halaman:

Tags

Terkini