nasional

Penghematan Pengeluaran Rp306 Triliun, Prabowo Kurangi Perjalanan Dinas Pejabat dan Alihkan untuk Perbaikan Sekolah

Selasa, 11 Februari 2025 | 04:35 WIB
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)

 

Mediapriangan.com - Di 100 Hari Kabinet Merah Putih yang baru dipimpinnya, Presiden Prabowo mengambil langkah berani dalam mengatur anggaran negara.

Dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisienasi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025, Presiden melakukan penghematan hingga total Rp306,69 Triliun.

Penghematan dilakukan salah satunya untuk menyokong program baru yang ia cetuskan dan saat ini tengah berjalan, yakni Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Baca Juga: UMKM Wajib Punya NIB untuk Beli Gas Elpiji 3 Kg, Begini Cara Daftarnya Sesuai Aturan Baru dari Bahlil Lahadalia

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I 2025 di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2025 lalu.

“Presiden menyampaikan dalam instruksi untuk melakukan fokus anggaran agar makin efisien dan penggunaan anggaran akan ditujukan kepada langkah-langkah yang memang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat langsung, seperti Makan Bergizi Gratis,” ujarnya kala itu.

Kemudian saat menghadiri Pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya pada Senin, 10 Februari 2025, Presiden Prabowo juga menyinggung penghematan yang ia lakukan.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Hari Ultah? Gak Perlu Ribet, Datang Langsung ke Puskesmas Tanpa Daftar Online!

Presiden mengatakan dalam pidatonya jika hal tersebut dilakukan untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Pengeluaran yang tidak diperlukan harus dihentikan dan digunakan untuk rakyat

Presiden Prabowo dengan tegas mengatakan kalau penghentian pengeluaran untuk kegiatan yang kurang penting harus dimulai.

“Saya ingin pengeluaran yang tidak perlu, pengeluaran yang mubazir, pengeluaran yang alasan untuk nyolong, saya ingin dihentikan, dibersihkan,” ujar Presiden.

Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Presiden Prabowo, Siapa yang Tak Mau Kerja untuk Rakyat Akan Saya Singkirkan!

Halaman:

Tags

Terkini