Penghematan Pengeluaran Rp306 Triliun, Prabowo Kurangi Perjalanan Dinas Pejabat dan Alihkan untuk Perbaikan Sekolah

photo author
Didit Fauzi Hendrian, Media Priangan
- Selasa, 11 Februari 2025 | 04:35 WIB
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)

Presiden mengatakan kalau uang yang dihemat itu adalah untuk rakyat.

“Untuk memberi makan, untuk anak-anak rakyat,” imbuhnya.

Anggaran untuk perbaikan sekolah

Presiden juga mengatakan tentang perbaikan fasilitas sekolah yang diperlukan untuk pendidikan anak-anak Indonesia.

“Saya ingin memperbaiki semua sekolah Indonesia, kita punya 330 ribu sekolah, anggaran untuk perbaikan sekolah hanya cukup untuk memperbaiki 20 ribu sekolah, berapa tahun kita mau selesaikan 330 ribu sekolah?” tegas Presiden.

Baca Juga: 100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Ultimatum Jajarannya, Tak Patuh dan Dablek? Siap Ditindak Tegas!

Sentil persoalan perjalanan dinas

Presiden Prabowo kemudian menyentil tentang perjalanan dinas yang dilakukan oleh pejabat negara.

Menurut Presiden, perjalan dinas ke luar negeri harus dikurangi, kecuali memang ada tugas tertentu atas nama negara.

“Yang perlu ke luar negeri yang tugas, tugas belajar boleh, tugas atas nama negara boleh, jangan tugas yang dicari-cari untuk jalan-jalan,” ungkap Presiden.

“Kalau mau jalan-jalan, pakai uang sendiri,” tegasnya.

Baca Juga: 100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tekankan Pemerintahan Bersih, Berani Koreksi Diri, dan Lawan Korupsi

Presiden juga mengatakan kalau dirinya ke luar negeri karena sebagai kepala negara, ia mewakili Indonesia dalam pertemuan penting dunia.

“Cukup itu seminar, cukup itu kajian, apa itu FGD (forum group discussion), mau diskusi apa lagi, itu mengentaskan kemiskinan absolut, bantu rakyat yang lapar cari makan, sekolah yang rusak diperbaiki, jalan yang rusak perbaiki,” ucapnya.

Presiden juga menyebut beberapa agenda seperti studi banding mengentaskan ke Australia di mana menurutnya, Australia adalah salah satu negara kaya di dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X