nasional

Bullion Bank Kian Nyata! OJK Restui Pegadaian Jadi Bank Emas, Erick Thohir Dorong Hilirisasi Tambang di Indonesia

Rabu, 12 Februari 2025 | 09:25 WIB
Ilustrasi tabungan emas melalui Bullion Bank atau Bank Emas yang tengah dibangun pemerintahan RI di Indonesia. (Unsplash.com/@Sabrianna)

Mediapriangan.com - Pemerintah Indonesia tengah merancang skema bisnis baru dengan menghadirkan bullion bank atau bank emas. Wacana ini menjadi perbincangan hangat mengingat potensi emas yang melimpah di Tanah Air.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mengungkap alasan di balik pendirian bank emas ini. Menurut mereka, Indonesia perlu memaksimalkan nilai ekonomi dari cadangan emas yang selama ini tersimpan tanpa termanfaatkan secara optimal.

Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Ahmad Nasrullah, menyebut langkah ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Baru Sebulan Menjabat, Dirjen Migas Mendadak Dicopot! Ada Apa di Balik Penggeledahan Kejagung Soal Dugaan Korupsi?

"Khususnya yang masih disimpan di brankas, mungkin tidak di bawah bantal, akan dioptimalkan melalui salah satu skema ini," kata Ahmad dalam acara 'Seminar Bullion Financial Services in Indonesia' di JCC Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025.

Lalu, bagaimana implementasi bank emas di Indonesia dan apa saja manfaatnya? Berikut ulasan lengkapnya.

Bullion Bank Dukung Hilirisasi Sektor Tambang dan Ritel

Dalam pemaparannya, Ahmad menjelaskan bahwa kehadiran bullion bank dapat mempercepat hilirisasi industri tambang, manufaktur, hingga sektor ritel.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Jadi Stafsus Menhan RI! Dari Letkol Tituler hingga Masuk Kabinet Prabowo, Perjalanannya Bikin Penasaran

Menurutnya, ekosistem ini akan memberikan manfaat bagi semua pihak, dari pengusaha hingga konsumen akhir. Selain itu, pembiayaan untuk berbagai sektor juga akan semakin terintegrasi.

"Sebagai pengawas, OJK bisa mendorong financing untuk mendukung ekosistem yang ada," ujar Ahmad.

"Mungkin pembiayaan kepada refiners-nya, pembiayaan kepada manufacturer-nya, dan segala macam. Nah ini yang kami bayangkan," lanjutnya.

Baca Juga: MBG Jadi Prioritas Prabowo, Gibran: Rakyat Sudah Tagih Sejak Sebelum Pelantikan, Kini Harapannya Segera Merata

Perjalanan Panjang Usaha Bullion di Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini