Ahmad juga mengungkap bahwa membangun usaha bullion sebagai pilar bisnis utama bukanlah hal instan. Proses ini memerlukan waktu bertahun-tahun, seperti yang telah terjadi di negara lain.
Ia mencontohkan bagaimana Turki dan India sukses dalam pengelolaan bullion bank mereka. Dengan melihat pengalaman tersebut, ia optimis bahwa Indonesia juga dapat mengikuti jejak serupa.
"Mudah-mudahan kita dalam tren yang sama, makanya kita buat roadmap sampai 2045," jelas Ahmad.
Erick Thohir: Indonesia Harus Bisa Olah Emas Sendiri
Dalam kesempatan lain, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia sudah seharusnya memiliki bullion bank, apalagi setelah mampu memproduksi emas batangan sendiri.
Dalam kesempatan lain, Menteri BUMra PT Antam Tbk dan PT Freeport Indonesia dalam pengolahan emas di dalam negeri.
"Yang selama ini kebanyakan raw material kita kirim ke luar negeri, tapi sekarang kan sudah bisa diproses di dalam negeri," ungkapnya di Jakarta, 11 Desember 2024.
Dengan adanya bullion bank, ia meyakini cadangan emas di Indonesia akan semakin stabil, bahkan bisa dijadikan instrumen tabungan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Erick menyebut bahwa pihaknya tengah berdiskusi dengan PT Bank Syariah Indonesia untuk membahas lebih dalam tentang skema tabungan emas.
"Kita mesti duduk sama BSI segala, kan tadi sama, saya harap ini ada percepatan," katanya.
Pegadaian Jadi Bullion Bank Pertama di Indonesia
Seiring dengan semakin nyatanya proyek bank emas di Indonesia, PT Pegadaian menjadi pihak pertama yang secara resmi memperoleh izin untuk menjalankan bisnis bullion bank.