Mediapriangan.com - Presiden Prabowo mengingatkan agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
Salah satu yang disorot adalah proses pengolahan makanan di dapur program Makan Bergizi Gratis, yang telah berjalan sejak 6 Januari 2025.
Prabowo menegaskan adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan dapur dan bahan pangan, sehingga perlu pengawasan ketat demi kelancaran program Makan Bergizi Gratis ini.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam konferensi video bersama para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Istana Negara, Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025.
Prabowo juga mengingatkan untuk menjaga standar kebersihan makanan saat pengolahan.
Dalam pernyataannya, Prabowo memberikan contoh penggunaan minyak goreng yang tidak boleh digunakan beberapa kali
“Pembelanjaan bahan-bahan awasi, saya minta minyak goreng juga harus yang bersih,” ujar Prabowo.
“Permainan dapur-dapur selalu minyak goreng akan dipakai 5, 6, 10 kali sampai hitam. Ini saya tekankan,” imbuhnya.
Ia menambahkan kalau keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Sampai saat ini, sudah ada 570 SPPG dan penerima manfaat sebanyak 1,4 juta.