Prabowo Tegas Larang Pakai Minyak Goreng Berulang di Makan Bergizi Gratis, Ini Bahaya Serius yang Bikin Ngeri!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 20 Februari 2025 | 07:13 WIB
Ilustrasi foto bahaya penggunaan minyak goreng berulang kali dalam memasak makanan program Makan Bergizi Gratis MBG).   (Unsplash/Ashwini Chaudhary)
Ilustrasi foto bahaya penggunaan minyak goreng berulang kali dalam memasak makanan program Makan Bergizi Gratis MBG). (Unsplash/Ashwini Chaudhary)

“Jadi unit dapur kita, unit manajemen kita sudah 570, dan sudah ada 1.469.651 penerima manfaat,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih: Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru, Mendiktisaintek Jadi Menteri Pertama yang Diganti

Bahaya Penggunaan Minyak Goreng yang Digunakan Berulang Kali

Menilik ucapan Prabowo tentang penggunaan minyak yang biasanya digunakan berulang kali, memang bisa menekan biaya produksi.

Meski begitu, ada ancaman kesehatan karena menggunakan minyak jelantah untuk memasak makanan.

Otoritas Keamanan dan Standar Pangan India mengatakan kalau sebaiknya menghindari menggunakan minyak berulang kali.

Baca Juga: Kim Sae-ron Hiatus Sejak 2022, Dari Skandal DUI hingga Proyek Film Terakhir yang Tak Kunjung Tayang di Publik

Kalau harus menggunakannya lagi, setidaknya maksimal 3 kali untuk menghindari pembentukan minyak trans.

Kerusakan minyak akan memengaruhi mutu dan nilai gizi serta penampilan bahan pangan yang digoreng.

Ada beberapa penyakit yang mengancam tubuh jika terlalu sering mengonsumsi makanan yang diproses dengan minyak jelantah.

Baca Juga: GS Caltex Taklukkan Hyundai Hillstate 3-2, Siap Tantang Red Sparks yang Dibantai AI Peppers 3-0 - Cek Jadwalnya!

Risiko Masuknya Radikal Bebas ke Dalam Tubuh

Minyak jelantah bisa menjadi sumber radikal bebas yang jika masuk ke dalam tubuh akan menyerang sel sehat.

Selain itu, radikal bebas juga bisa merusak jaringan lemak, DNA, protein dalam tubuh, dan akibat selanjutnya dapat mengurangi kecerdasan

Akibat lainnya jika sering dikonsumsi berulang kali, muncul penyakit seperti diabetes, jantung, hingga kanker.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X