nasional

6 Insentif Ekonomi Diluncurkan 5 Juni 2025, Ada Diskon Tiket Pesawat, Tol, Listrik hingga BSU, Simak Daftar dan Syaratnya!

Sabtu, 24 Mei 2025 | 19:54 WIB
Potret Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto - Pemerintah akan luncurkan 6 insentif ekonomi 5 Juni 2025. Simak Daftar dan Syaratnya! ( Instagram/airlanggahartarto_official)

 

Mediapriangan.com - Pemerintah tengah mempersiapkan enam program insentif ekonomi yang bertujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat.

Paket kebijakan insentif tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 5 Juni 2025 dan difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II dan III tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa insentif ini dirancang dengan mempertimbangkan momen liburan pertengahan tahun yang diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Mulai 5 Juni 2025, Gaji di Bawah Rp 3,5 Juta Akan Dapat Bantuan Tunai dari Pemerintah, Ini Rincian BSU Terbarunya

“Kita ingin mendukung perputaran ekonomi di periode libur sekolah. Sebelumnya insentif banyak terkonsentrasi di awal tahun, sekarang kita arahkan untuk memperkuat kuartal II dan III,” ujar Airlangga usai menghadiri rapat koordinasi terbatas, Jumat, 23 Mei 2025.

Adapun enam jenis insentif yang akan diluncurkan meliputi:

1. Diskon tiket pesawat,
2. Potongan tarif tol,
3. Diskon listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA ke bawah,
4. Tambahan bantuan sosial (bansos),
5. Subsidi upah (BSU) bagi pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan,
6. Keringanan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Mulai 5 Juni 2025, Diskon Listrik 50 Persen Kembali Diberlakukan Khusus untuk Pelanggan PLN 450 VA dan 900 VA

Menurut Airlangga, BSU yang akan diberikan memiliki skema yang mirip dengan program bantuan semasa pandemi Covid-19, meskipun besaran bantuannya kali ini diperkirakan lebih kecil dari sebelumnya.

“Saya sudah laporkan ke Presiden. Sekarang tinggal menunggu proses finalisasi regulasi teknis dari kementerian-kementerian terkait,” katanya.

Soal diskon listrik, Airlangga menegaskan bahwa kebijakan ini akan menyasar segmen pelanggan dengan daya 1.300 VA ke bawah.

Baca Juga: Desakan Copot Menkes Budi Gunadi Sadikin Menguat, Mensesneg Prasetyo Hadi Akui Terima Laporan dan Siapkan Solusi

Hal ini berbeda dari periode insentif awal tahun di mana pelanggan hingga 2.200 VA masih mendapatkan potongan tarif.

Halaman:

Tags

Terkini