Lebih lanjut, YBAI menekankan pentingnya penerapan aturan yang adil tanpa pandang bulu.
Mereka berharap kebijakan konservasi di kawasan Candi Borobudur dapat ditegakkan secara konsisten, tak hanya bagi wisatawan biasa tapi juga bagi tamu negara.
“Seharusnya peraturan pelestarian ini tidak tebang pilih agar kita semua tetap care kepada Candi Borobudur sebagai objek destinasi wisata religi,” tegas YBAI.
“Semoga kita ke depan bisa kompak dalam satu kepentingan untuk menjaga Candi Borobudur,” pungkas mereka.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa meski kunjungan kenegaraan membawa misi diplomasi budaya, tetap penting menjaga etika dan aturan yang berlaku di situs bersejarah dan religius seperti Candi Borobudur.***