nasional

Istana Pantau Ketat Konflik Iran-Israel, Rencana Evakuasi 386 WNI Masih dalam Koordinasi dengan Menlu

Rabu, 18 Juni 2025 | 15:01 WIB
Mensesneg RI, Prasetyo Hadi. (Instagram.com/@prasetyo_hadi28)

 

Mediapriangan.com - Ketegangan yang meningkat akibat konflik militer antara Iran dan Israel menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia, khususnya terkait keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah masih melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi di Iran dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri guna menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk evakuasi jika situasi semakin memburuk.

"Tentunya kita harus berkoordinasi. Terutama saya dengan Pak Menlu, berkoordinasi untuk memantau saudara-saudara kita. Kita harus memastikan saudara-saudara kita aman," ujar Prasetyo kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan, Rabu 18 Juni 2025.

Baca Juga: Kejagung Sita Rp11,8 Triliun dari Wilmar Group, 5 Korporasi Bebas tapi Kasus Dugaan Korupsi CPO Lanjut ke Kasasi

Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, saat ini terdapat sekitar 386 WNI yang tersebar di 11 kota di Iran.
Sebagian besar di antaranya adalah pelajar di Kota Qom dengan jumlah mencapai 258 orang.

Menurut Prasetyo, koordinasi dengan Menteri Luar Negeri Sugiono terus dilakukan untuk memonitor situasi dan menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi eskalasi konflik lebih lanjut.

"Terutama saya dengan Pak Menlu terus berkoordinasi untuk memonitor saudara-saudara kita yang di Iran," tegasnya.

Baca Juga: Pesawat Saudia Airlines Mendarat Darurat di Kualanamu karena Ancaman Bom, Menko Polkam Pastikan Tak Ada Korban

"Untuk memastikan saudara-saudara kita aman di sana. Mengenai mitigasi-mitigasi dan rencana jika terjadi sesuatu itu kita tugaskan," imbuhnya.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh WNI di luar negeri dan memastikan setiap perkembangan situasi internasional ditangani dengan cermat dan tanggap.***

Tags

Terkini