Fadli pun menambahkan bahwa pernyataannya merupakan opini pribadi dan bukan representasi dari institusi. Ia menekankan pentingnya kebebasan berpendapat dalam demokrasi, terutama ketika membicarakan ulang sejarah.
“Itu pendapat saya pribadi. Ini gak ada urusannya dengan sejarah dan boleh kan dalam demokrasi itu berbeda pendapat," tukas Fadli Zon.***