Fadli pun menambahkan bahwa pernyataannya merupakan opini pribadi dan bukan representasi dari institusi. Ia menekankan pentingnya kebebasan berpendapat dalam demokrasi, terutama ketika membicarakan ulang sejarah.
“Itu pendapat saya pribadi. Ini gak ada urusannya dengan sejarah dan boleh kan dalam demokrasi itu berbeda pendapat," tukas Fadli Zon.***
Artikel Terkait
Fadli Zon Pastikan Chairlift di Borobudur Tak Langgar Aturan, Tegaskan Bukan Eskalator Apalagi Eskavator
Presiden Macron Coba Sentuh Patung Buddha di Candi Borobudur Fadli Zon Sebut Beliau Kagum dan Ingin Lebih Lama di Sini
Fadli Zon Angkat Bicara Soal Tambang Nikel di Raja Ampat, Soroti Dampaknya terhadap Alam dan Situs Budaya
Fadli Zon Ungkap Kekhawatiran Soal Goa Purba Kalimantan Terancam Tambang, Lukisan 40 Ribu Tahun Bisa Rusak
Fadli Zon Imbau Publik Tak Perlu Cemas Soal Penulisan Ulang Sejarah, 'Yang Menulis Bukan Aktivis atau Politikus'
Fadli Zon Dikecam soal Tragedi Mei 1998, Hasan Nasbi Minta Publik Tak Terjebak Gosip dan Serahkan pada Sejarawan