Fadli Zon Imbau Publik Tak Perlu Cemas Soal Penulisan Ulang Sejarah, 'Yang Menulis Bukan Aktivis atau Politikus'

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 19:17 WIB
Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon tegaskan penulisan sejarah nasional digarap oleh sejarawan. Simak ulasannya.   (Instagram/fadlizon)
Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon tegaskan penulisan sejarah nasional digarap oleh sejarawan. Simak ulasannya. (Instagram/fadlizon)

 

Mediapriangan.com - Proses penulisan ulang sejarah nasional yang sedang dilakukan pemerintah memunculkan beragam respons di tengah masyarakat.

Sebagian kalangan mengungkapkan kekhawatiran bahwa versi resmi sejarah nanti akan menyingkirkan narasi lain yang sudah berkembang selama ini.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meminta publik tetap tenang dan tidak khawatir.

Baca Juga: Fadli Zon Ungkap Kekhawatiran Soal Goa Purba Kalimantan Terancam Tambang, Lukisan 40 Ribu Tahun Bisa Rusak

Fadli Zon menegaskan bahwa proses penulisan sejarah yang tengah berlangsung dilakukan secara profesional oleh mereka yang memang ahli di bidangnya.

“Saya kira tidak perlu ada kekhawatiran semacam itu, karena yang menulis sejarah ini adalah para sejarawan,” ujar Fadli saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 7 Juni 2025.

Fadli juga meluruskan anggapan bahwa penulisan ulang sejarah bisa ditunggangi oleh kepentingan politik.

Baca Juga: Fadli Zon Angkat Bicara Soal Tambang Nikel di Raja Ampat, Soroti Dampaknya terhadap Alam dan Situs Budaya

Menurutnya, narasi sejarah yang akan dituangkan dalam dokumen resmi bukanlah hasil karya aktivis atau politisi.

“Yang menulis (sejarah) bukan aktivis, bukan politikus,” tambahnya tegas.

Sebagian masyarakat menganggap bahwa ketika sejarah resmi rampung, maka versi alternatif akan dianggap tidak sah.

Baca Juga: Presiden Macron Coba Sentuh Patung Buddha di Candi Borobudur Fadli Zon Sebut Beliau Kagum dan Ingin Lebih Lama di Sini

Namun Fadli memastikan bahwa tim penulis sejarah terdiri dari sejarawan yang memiliki integritas dan disiplin keilmuan yang tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X