Penutupan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan sistem mitigasi risiko dan tata kelola pendakian di salah satu gunung tertinggi dan terpopuler di Indonesia ini.
Keputusan tersebut mendapat dukungan dari berbagai kalangan karena dinilai sebagai bentuk keseriusan negara dalam menjamin keselamatan aktivitas wisata berbasis alam.
Pihak berwenang juga mengimbau semua pihak agar bersabar dan tidak nekat menerobos jalur selama proses evaluasi dan perbaikan berlangsung.***