“Saudara berani menggunakan teknologi-teknologi yang baru, ingat, rakyat Indonesia di tahun 2025 ke depan bukan rakyat Indonesia tahun 90-an,” ucapnya.
Menurutnya, rakyat kini sudah lebih cerdas dan bisa membedakan mana pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat, dan mana yang hanya pandai membuat narasi.***