“Saudara berani menggunakan teknologi-teknologi yang baru, ingat, rakyat Indonesia di tahun 2025 ke depan bukan rakyat Indonesia tahun 90-an,” ucapnya.
Menurutnya, rakyat kini sudah lebih cerdas dan bisa membedakan mana pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat, dan mana yang hanya pandai membuat narasi.***
Artikel Terkait
Jokowi Ngaku Sudah Dapat Dukungan Jadi Ketum PSI, tapi Masih Belum Cukup untuk Maju di Pemira e-Voting
Kaesang Pangarep Resmi Daftar Lagi Jadi Ketum PSI, Targetkan Masuk Senayan 2029 dan Bocorkan Ada Tokoh Besar Bergabung
Jokowi Dipastikan Tak Maju Jadi Ketum PSI, Kaesang Sebut Sudah Bahas di Solo, Masa Ayah dan Anak Saingan?
Jokowi Blak-blakan di Kongres PSI, Akui Ribuan Kali Temui Warga Tengah Malam Demi Dengarkan Suara Rakyat
Kembali Terpilih, Kaesang Pangarep Minta Maaf Gagal Antar PSI ke Senayan, Janji Balikkan Keadaan di Pemilu 2029
Sebelum Hadiri Kongres PSI, Prabowo Temui Jokowi di Solo, Cerita soal BRICS hingga Deal 10 Tahun dengan Uni Eropa