Mediapriangan.com - Putra bungsu dari mantan Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, kembali menunjukkan keseriusannya dalam dunia politik.
Pada Sabtu, 21 Juni 2025 sore, Kaesang Pangarep resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk periode selanjutnya.
Pendaftaran dilakukan langsung di kantor DPP PSI di Jakarta Pusat. Kehadiran Kaesang Pangarep menegaskan tekadnya untuk terus memimpin partai yang tengah bersiap menghadapi Pemilu 2029.
Dapat Dukungan Besar dari DPW dan DPD PSI
Langkah politik Kaesang kali ini bukan sekadar simbolik. Ia membawa dukungan resmi dari 10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 75 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI dari berbagai daerah di Indonesia.
Jumlah ini jauh melampaui syarat minimum pencalonan, yakni lima DPW dan dua puluh DPD.
"Terima kasih mas Kaesang Pangarep yang hari ini menyerahkan dokumen kelengkapan," ujar Steering Committee Pemilihan Raya Ketua Umum PSI, Andi Budiman, Minggu, 22 Juni 2025.
Fokus ke Pemilu 2029, PSI Incar Senayan
Dalam keterangannya, Kaesang menyampaikan apresiasi atas dukungan luas yang diberikan kepadanya. Ia juga membagikan visinya untuk PSI di masa depan, termasuk ambisi besar menembus parlemen nasional.
"2029 InsyAllah kita masuk Senayan, kita perbanyak lagi kepala daerah dari kader PSI," kata Kaesang penuh optimisme.
Tidak hanya itu, ia juga mengisyaratkan adanya kejutan besar dalam waktu dekat. "Yang pasti kita juga harus bersiap menunggu tokoh besar yang akan bergabung ke PSI," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Ngaku Dicecar 97 Pertanyaan, Ini Pengakuan Rismon Sianipar Usai Diperiksa soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Dulu Ajudan Presiden Jokowi, Kini Panglima di Ibu Kota, Inilah Kiprah Militer Mayjen TNI Deddy Suryadi
Usulan Gibran Dimakzulkan Hebohkan Publik, Jokowi Angkat Bicara dan Sindir Sistem Pemilu Satu Paket!
Jokowi Tanggapi Isu Pemakzulan Gibran, Sebut Pemilu Satu Paket, Tak Bisa Asal dan Harus Ikuti Mekanisme Ketatanegaraan
Jokowi Ngaku Sudah Dapat Dukungan Jadi Ketum PSI, tapi Masih Belum Cukup untuk Maju di Pemira e-Voting
Tim Hukum Jokowi Tolak Pamer Ijazah, Singgung Risiko Chaos Nasional jika Tuduhan Tanpa Bukti Dibiarkan
Ramai Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat, Jokowi Tegaskan Langkah Tegas Bisa Ditempuh Jika Alam Terancam
Ramai Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana Dikaitkan dengan Jokowi, Ini Respons Tak Terduganya