Sedangkan lima saham dengan penurunan terdalam (top loser) dipimpin BRNA turun 10,6 persen ke Rp 840, diikuti LAPD dan BIMA sama-sama turun 10 persen ke Rp 81 dan Rp 45, POLU merosot 9,6 persen ke Rp 5.850, serta DEFI turun 9,6 persen ke Rp 890 per saham.
Meski IHSG masih berada di kisaran 7.900-an, pelaku pasar tetap mencermati sentimen dari pidato Presiden serta pergerakan saham unggulan sebagai acuan perdagangan sesi kedua.***