Mediapriangan.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam membongkar kasus dugaan investasi fiktif di tubuh PT Taspen.
Pada Jumat, 20 Juni 2025, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan terhadap sebuah kantor yang berada di kawasan Jakarta Selatan. Langkah ini menjadi bagian dari proses lanjutan dalam penyidikan kasus yang telah menjerat sejumlah nama besar.
Dalam operasi tersebut, KPK berhasil menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi investasi fiktif tersebut.
“Penyidik telah mengamankan dokumen catatan keuangan, transaksi efek, daftar aset, dan BBE,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip Sabtu, 21 Juni 2025.
Tak hanya itu, penyidik juga turut menyita dua unit kendaraan roda empat yang diduga memiliki keterkaitan dengan aliran dana dari investasi bodong tersebut.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius N.S Kosasih, dan Direktur Utama PT Insight Investments Management (IIM), Ekiawan HP, sebagai tersangka. Selain individu, PT IIM juga telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi dalam perkara ini.
Langkah penggeledahan ini dilakukan untuk memperkuat bukti-bukti yang sudah dikantongi penyidik serta menelusuri lebih jauh jalur keuangan dalam skema investasi fiktif yang merugikan negara.
Menurut KPK, pengembangan penyidikan ini membuka peluang adanya pihak-pihak lain yang diduga ikut menerima dan menikmati hasil korupsi dalam kasus Taspen.
“Penyidikan akan terus berkembang, kami minta semua pihak yang terkait untuk kooperatif,” tegas Budi.***
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Mbak Ita, Eks Camat Ngaku Dilarang Hadiri Panggilan KPK, Diminta Tenang karena 'Sudah Dikondisikan'
KPK Sambut Dukungan Prabowo soal RUU Perampasan Aset: Harapan Baru Berantas Korupsi, Jangan Cuma Jadi Wacana!
Wacana KPK Soal Parpol Dapat Dana APBN Demi Tekan Korupsi, Istana Tanggapi, Bisa Jadi Bahan Diskusi di DPR
Terseret Kasus Judi Online, Respons Budi Arie di KPK Jadi Sorotan, 'Gusti Allah Mboten Sare!'
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp53 Miliar di Kemenaker, Imigrasi Terlibat dalam Skema Izin Tenaga Kerja Asing?
Eks Dirjen Kemnaker Sebut Imigrasi Terlibat Urus Izin TKA, KPK Dalami Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Sejak 2020
Terseret Skandal Laptop Rp9,9 T, Nadiem Makarim Tegaskan Tak Ambil Untung dan Singgung Ayahnya di Etika KPK
KPK Selidiki Dugaan Dana Rp1,2 T Dipakai Beli Jet Pribadi, WNA Singapura Diperiksa Terkait Kasus Gubernur Papua