nasional

Menkeu Purbaya Ultimatum BGN soal Penyerapan Anggaran MBG, Siap Tarik Dana dan Alihkan ke Bansos Lain

Sabtu, 20 September 2025 | 10:31 WIB
Menkeu Purbaya (kiri) akan awasi penyerapan anggaran pelaksanaan MBG hingga ajak Kepala BGN (kanan) rutin laporan ke publik. (Instagram/menkeuri - badangizinasional.ri)

BGN Kejar Target 20 Ribu SPPG

Kepala BGN Dadan Hindayana mengakui adanya perlambatan penyerapan di awal tahun. “Januari itu kan hanya 190 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), itu penyerapannya berapa? Hanya Rp190 miliar, tapi hari ini sudah 8.344 (SPPG), ini sudah Rp8,3 triliun,” ungkap Dadan di kantor BGN, Kamis, 18 September 2025.

Ia menambahkan, BGN menargetkan hingga akhir September memiliki 10 ribu dapur aktif dengan penyerapan Rp10 triliun. Target berikutnya adalah 20 ribu SPPG di bulan Oktober dengan serapan anggaran Rp20 triliun pada November 2025.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Ingatkan Gen Z soal Investasi Digital, Bahaya Paylater, dan Tips Hindari Utang Konsumtif

Purbaya: Sisir Program Lambat, Wajibkan Laporan Publik

Sejak dilantik sebagai Menkeu, Purbaya sudah berkomitmen membentuk tim khusus untuk mengawasi program pemerintah yang serapannya lambat.

“Kalau mereka nggak bisa nyusun kebijakan anggaran dalam nyusun program kerjanya atau pengajuan anggarannya, kami akan kirim orang ke sana supaya jalannya cepat dan kita akan monitor on reguler basis,” kata Purbaya dalam rapat bersama DPR pada 10 September 2025.

Ia juga meminta Kepala BGN rutin menyampaikan laporan penyerapan kepada publik.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sering Tampil dengan Outfit Andalan Biru-Cokelat, Sorotan Netizen di Beberapa Momen

“Nanti sebulan sekali kita akan jumpa pers dengan kepala BGN, nanti kalau penyerapannya jelek, dia suruh jelasin ke publik, saya di sebelahnya,” tegas Purbaya.

Dengan pengawasan ketat dan target yang jelas, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***

Halaman:

Tags

Terkini