13 Siswa SD dan PAUD di Cikalong Keracunan Makanan Program MBG, Dirawat Intensif

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 18 September 2025 | 22:55 WIB
Salah seorang siswa SD mendapat perawatan intensif di Puskesmas Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makaman MBG.   (D. Farhan Kamil)
Salah seorang siswa SD mendapat perawatan intensif di Puskesmas Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makaman MBG. (D. Farhan Kamil)

 

Mediapriangan.com - Sebanyak 13 siswa dari Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang diberikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, 18 September 2025.

Anak-anak yang menjadi korban berusia antara 6 hingga 7 tahun. Mereka dilaporkan mengalami keluhan seperti mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Saat ini, seluruh korban masih mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Cikalong serta beberapa klinik swasta di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga: Gelombang Keracunan MBG Terjadi di 6 Daerah, 251 Siswa di Banggai Kepulauan Dirawat, Publik Desak Evaluasi

Kapolsek Cikalong, AKP Dede Darmawan, mengonfirmasi peristiwa ini dan menjelaskan bahwa para siswa yang mengalami dugaan keracunan berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Cikalong.

"Korban berasal dari SD Cikalong 1, PAUD, dan beberapa sekolah lainnya. Mereka semua adalah anak-anak yang saat ini sedang mendapatkan perawatan medis," jelas Dede.

Pihak kepolisian kini tengah menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari tim Reskrim Polres Tasikmalaya untuk mencari tahu penyebab pasti keracunan tersebut.

Baca Juga: Kejadian Keracunan Siswa Marak, DPR Desak BGN Perketat Pengawasan MBG di Lapangan untuk Cegah Kasus Serupa

"Kami berharap jumlah korban tidak bertambah dan anak-anak bisa segera sembuh. Saat ini, fokus kami adalah memastikan penanganan medis yang maksimal di Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya," tambahnya.

Sementara itu, tenaga medis di Puskesmas Cikalong terus memberikan perawatan intensif kepada para siswa.

Meskipun belum ada laporan korban dengan kondisi berat, pihak puskesmas tetap melakukan pengawasan ketat untuk mencegah kejadian yang lebih serius.

Dugaan keracunan ini juga cepat menyebar di media sosial, dengan video yang menunjukkan pasien anak-anak memenuhi lorong Puskesmas Cikalong.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X