nasional

Purbaya Buru Rokok Ilegal, dari Marketplace hingga Warung Kecil, Siap ‘Sikat’ Pelaku dan Lindungi Industri Lokal

Senin, 22 September 2025 | 22:10 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tegas berantas peredaran rokok ilegal. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Baca Juga: Pengakuan Inggris terhadap Palestina Picu Ketegangan Israel, Tapi Jadi Secerca Harapan Menuju Perdamaian

Pengawasan Internal Kementerian

Menkeu Purbaya tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pegawai terkait proses impor rokok.

“Kalau impor biasanya ada jalur hijau tuh, nggak tau rokok ilegalnya lewat situ atau nggak tapi saya akan random cek. Kalau ada kecurangan, mungkin kita akan dapat banyak orang di situ, nanti yang terlibat akan kita sikat termasuk kalau ada dari Bea Cukai maupun orang departemen keuangan,” ungkapnya.

Cukai Rokok dan Perlindungan Industri

Sebelumnya, Purbaya juga menyoroti tarif cukai rokok yang tinggi di Indonesia.

“Cara mengambil kebijakan yang agak aneh untuk saya, saya tanya kan, ‘Cukai rokok gimana? Sekarang berapa rata-rata? 57 persen wah tinggi amat, Firaun lu?’ Banyak banget,” katanya kepada media di Jakarta, 19 September 2025.

Baca Juga: Sempat Diragukan, Menkeu Purbaya Bela Data BPS, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen Sah dan Valid

Menkeu Purbaya menegaskan komitmen melindungi pasar rokok industri dalam negeri dari masuknya rokok ilegal.

“Turun apa enggak (tarif cukai), kalau misal enggak turun tapi pasar mereka saya lindungi. Dalam artian yang online-online, yang putih, yang palsu saya larang di sana,” jelasnya.

“Karena gini, enggak fair kadang kita narik ratusan triliun pajak dari rokok, sementara mereka enggak dilindungi. Kita membunuh industri kita, masuk palsu dari luar negeri, di sana kerja, di sini dibunuh. Mendingan gue hidupin yang sini, sana yang dibunuh. Kira-kira begitu. Kita akan lihat ke arah sana,” tandas Purbaya.***

Halaman:

Tags

Terkini