Lima daerah mencatat korban terbanyak, yaitu Kota Bandar Lampung (503 orang), Kabupaten Lebong (467 orang), Kabupaten Bandung Barat (411 orang), Kabupaten Banggai Kepulauan (339 orang), dan Kabupaten Kulon Progo (305 orang).
BGN juga mencatat lonjakan kasus pada Agustus dan September 2025. Pada Agustus ada 1.988 korban dari 9 kasus, sementara September naik menjadi 2.210 korban dari 44 kasus. Hanya dalam tiga hari, sejak 22 September, jumlah korban bertambah 1.203 orang.
Lonjakan ini menambah urgensi evaluasi menyeluruh terhadap MBG yang saat ini sedang digencarkan pemerintah.
Prabowo menegaskan bahwa program ini tetap menjadi prioritas nasional, dan penyempurnaan sistem distribusi serta kualitas makanan akan menjadi fokus pembahasan bersama BGN.***