nasional

Pendaki Ditemukan Tewas Dekat Puncak Gunung Gawalise, Evakuasi Penuh Risiko di Jalur Ekstrem Bikin Gempar Warga

Senin, 13 Oktober 2025 | 07:55 WIB
Pendaki ditemukan tewas hanya 200 meter dari puncak Gunung Gawalise, proses evakuasi berlangsung penuh risiko. (Dok. SAR Bandung)

 

Mediapriangan.com - Suasana jalur pendakian Gunung Gawalise, Kota Palu, mendadak gempar pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025. Seorang pendaki bernama Gate (40) ditemukan meninggal dunia di dekat puncak gunung yang dikenal memiliki jalur ekstrem tersebut.

Kabar ini pertama kali diterima oleh Basarnas Palu dari seorang saksi bernama Surya sekitar pukul 22.30 WITA. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim SAR gabungan untuk memastikan kondisi korban.

Proses Evakuasi Penuh Risiko

Pencarian korban dilakukan dalam kondisi medan yang licin, terjal, dan diselimuti kabut tebal. Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, mengungkapkan bahwa jasad korban berhasil ditemukan sekitar 200 meter dari puncak gunung pada Minggu, 12 Oktober 2025, pukul 15.38 WITA.

Baca Juga: Patrick Kluivert Gagal Antar Garuda ke Piala Dunia 2026, Statistik Tak Mampu Tutupi Luka Dua Kekalahan Beruntun

“Hari ini kita temukan korban sekitar puncak gunung pada pukul 15.38 WITA,” kata Rizal dalam keterangan resminya.

Evakuasi berlangsung hati-hati. Tim SAR harus menurunkan jenazah korban secara bergantian melalui jalur sempit yang basah akibat hujan.

Setelah pemeriksaan awal di lokasi, jasad Gate dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa turun ke posko, sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Palu.

Baca Juga: Utang RI Tembus Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Tegaskan Rasio Masih Aman dan Jauh di Bawah Banyak Negara Besar

Kronologi Penemuan yang Menghebohkan

Informasi pertama mengenai hilangnya korban muncul Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WITA. Sejumlah pendaki melaporkan bahwa Gate tak kunjung kembali setelah naik ke area puncak.

Beberapa jam kemudian, saksi Surya menemukan sosok tak bernyawa di dekat jalur puncak dan langsung melapor ke tim SAR.

“Informasi penemuan pertama kali diterima oleh Basarnas Palu dari seorang warga pada Sabtu (11/10). Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue SAR Palu segera dikerahkan menuju lokasi kejadian,” ujar Rizal.

Halaman:

Tags

Terkini