Kabar tersebut menyebar cepat di kalangan komunitas pendaki Sulawesi Tengah, membuat jalur pendakian Gawalise dipadati petugas dan relawan pada Minggu pagi.
Imbauan Keselamatan dari Basarnas
Usai proses evakuasi, Rizal mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan peralatan pendakian, terutama saat musim hujan. Jalur Gunung Gawalise yang curam dan licin sering kali dianggap remeh oleh para pendaki.
“Pastikan kondisi fisik prima serta perlengkapan memadai sebelum melakukan pendakian,” tegasnya.
Ia menambahkan, meski tidak setinggi gunung lain di Sulawesi, jalur Gawalise memiliki banyak tanjakan ekstrem yang dapat menyebabkan kelelahan berat bahkan kecelakaan fatal.
Menunggu Keterangan Keluarga
Hingga Minggu malam, pihak keluarga korban belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan Gate melakukan pendakian sendirian. Polisi dan tim medis masih menunggu hasil pemeriksaan jenazah untuk memastikan penyebab kematian.
Sementara itu, komunitas pendaki Sulawesi Tengah berencana menggelar doa bersama di pos pendakian sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi mendiang Gate.***
Artikel Terkait
Wajah Baru di Skuad Manisa BBSK Tuai Sorotan Warganet, Disebut Calon Pengganti Middle Blocker Hilal Barisik?
Manisa BBSK Siapkan Kejutan untuk Megawati Hangestri, Sosok Misterius Berpostur Tinggi Muncul di Skuad
Megawati Hangestri Jadi Penentu Kemenangan, Bank Jatim Tumbangkan TNI AU Electric 3-2 dalam Duel Super Ketat!
Raksa Budaya Santun Hari Kedua Meriah di Bungursari, Jalan Santai Warnai Perayaan HUT ke 24 Kota Tasikmalaya
PP JAPATI Gelar Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Kemerdekaan Palestina di Tasikmalaya
Petrokimia Gresik Tundukkan Rajawali O2C 3-0, Kokoh di Puncak Klasemen Final Four Livoli Divisi Utama 2025