Mediapriangan.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut sebagai salah satu langkah strategis pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan memperbaiki kualitas kesehatan anak Indonesia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, program ini memiliki peran besar dalam menyelesaikan sebagian persoalan kesehatan nasional.
Dalam keterangan persnya, Budi menjelaskan bahwa Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus atau Benny akan fokus mengawal pelaksanaan MBG. Penugasan tersebut datang langsung dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
“Dokter Benny disuruh pegang MBG, tapi sifat kami mendukung Badan Gizi Nasional agar program makan bergizi gratis Bapak Presiden berhasil,” kata Menkes Budi kepada wartawan pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Menurut Budi, keberhasilan MBG akan berdampak signifikan. “Saya sebagai Menkes selalu bilang kalau (MBG) berhasil, mungkin 40–50 persen masalah kesehatan bisa selesai,” lanjutnya.
Fokus Turunkan Angka Stunting
Wamenkes Benny menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk intervensi langsung untuk mempercepat penurunan angka stunting yang selama ini berjalan lambat.
Baca Juga: Viral Menu Pangsit dan Kentang Program MBG Depok: Sisa Makanan, Klarifikasi SPPG, hingga Sidak BGN
Program ini menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, hingga anak usia sekolah.
“Kita tahu angka stunting turunnya lambat. Jadi harus dilakukan intervensi langsung, nah intervensi langsungnya adalah dengan memberikan makan bergizi dari mulai ibu hamil,” jelas Benny.
Ia menambahkan, protein dan nutrisi lengkap sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. “Maka dengan ini kita Indonesia membuat satu hal yang luar biasa. Ibu hamilnya dapat makan, balitanya dapat makan sampai anak tamat SMA,” ujarnya.