Program Makan Bergizi Gratis Diklaim Jadi Kunci Turunkan Stunting, Kemenkes Siapkan Pengawasan Ketat dan Evaluasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:24 WIB
Kemenkes klaim program MBG mampu tekan angka stunting dan tingkatkan gizi anak Indonesia, pengawasan diperketat.   (Instagrambadangzinasional.ri)
Kemenkes klaim program MBG mampu tekan angka stunting dan tingkatkan gizi anak Indonesia, pengawasan diperketat. (Instagrambadangzinasional.ri)

 

Mediapriangan.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut sebagai salah satu langkah strategis pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan memperbaiki kualitas kesehatan anak Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, program ini memiliki peran besar dalam menyelesaikan sebagian persoalan kesehatan nasional.

Dalam keterangan persnya, Budi menjelaskan bahwa Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus atau Benny akan fokus mengawal pelaksanaan MBG. Penugasan tersebut datang langsung dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Baca Juga: Menkes Budi Tegaskan Data Keracunan MBG Hanya Dipublikasi Lewat BGN, Pengawasan Akan Diperketat Seperti Saat COVID-19

“Dokter Benny disuruh pegang MBG, tapi sifat kami mendukung Badan Gizi Nasional agar program makan bergizi gratis Bapak Presiden berhasil,” kata Menkes Budi kepada wartawan pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Menurut Budi, keberhasilan MBG akan berdampak signifikan. “Saya sebagai Menkes selalu bilang kalau (MBG) berhasil, mungkin 40–50 persen masalah kesehatan bisa selesai,” lanjutnya.

Fokus Turunkan Angka Stunting

Wamenkes Benny menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk intervensi langsung untuk mempercepat penurunan angka stunting yang selama ini berjalan lambat.

Baca Juga: Viral Menu Pangsit dan Kentang Program MBG Depok: Sisa Makanan, Klarifikasi SPPG, hingga Sidak BGN

Program ini menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, hingga anak usia sekolah.

“Kita tahu angka stunting turunnya lambat. Jadi harus dilakukan intervensi langsung, nah intervensi langsungnya adalah dengan memberikan makan bergizi dari mulai ibu hamil,” jelas Benny.

Ia menambahkan, protein dan nutrisi lengkap sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. “Maka dengan ini kita Indonesia membuat satu hal yang luar biasa. Ibu hamilnya dapat makan, balitanya dapat makan sampai anak tamat SMA,” ujarnya.

Baca Juga: Kebutuhan Ayam dan Telur Naik Akibat Program MBG? Kepala BGN Buka Suara Soal Dampaknya ke Harga Pasar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X