“Kami secara operator memberikan data mengenai struktur paling bagus untuk perusahaannya, nanti negosiasinya pemerintah juga terlibat,” tambah Dony.
APBN Jadi Perdebatan, Pemerintah Pilih Fokus Operasional
Menanggapi pertanyaan soal kemungkinan keterlibatan APBN dalam skema pembayaran utang, Dony menganggap hal itu masih terlalu dini untuk dipastikan. Ia menilai, diskusi semacam itu seringkali justru mengaburkan fokus utama yang seharusnya diarahkan pada peningkatan layanan.
“Menurut saya, kita terjebak sama perdebatan itu yang sebetulnya kita akan cari opsi terbaik, belum tentu pakai itu dan kami mengikuti arahan pemerintah,” tegasnya.
Menkeu Purbaya Tegas Tak Ikut Negosiasi ke China
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut dalam rombongan negosiasi ke China. Ia justru mendorong agar proses restrukturisasi utang dilakukan secara profesional antarperusahaan.
“Sebisa mungkin saya nggak ikut. Biar aja mereka selesaikan business to business,” katanya di Jakarta.
Meski demikian, Purbaya mengapresiasi upaya Danantara dalam memperpanjang tenor utang dari 40 tahun menjadi 60 tahun, yang dinilai dapat memberikan ruang lebih besar bagi stabilitas keuangan proyek tersebut.
“Kalau mereka udah putuskan dan hasilnya bagus, ya top,” pungkasnya.***