nasional

Menkeu Purbaya Singgung Kontroversi Whoosh di Era Jokowi, Said Didu Sebut ‘Kotak Pandora’ Anggaran Terbuka

Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:57 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai proyek Whoosh, sementara Said Didu menyebut ucapannya membuka 'kotak pandora' anggaran era Jokowi. (IG: Menkeuri - Said Didu)

“Padahal kelebihan narik anggaran, dana ke daerah (kebijakan Menkeu terdahulu) sangat bobrok,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti kebijakan fiskal di era Sri Mulyani yang dianggap berkontribusi besar terhadap melonjaknya utang negara.

“Sebagai pejabat publik, apa hasilnya kebijakan Sri Mulyani? Menaikkan utang dari Rp8.000 triliun menjadi Rp24.000 triliun,” sebut Said Didu.

“Menaikkan cicilan utang dari Rp400 triliun menjadi Rp1.600 triliun, bunga utang dari 2 persen menjadi 6–7 persen,” lanjutnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Akui Pernyataan Jokowi soal Whoosh “Ada Betulnya Sedikit”, tapi Ungkap Fakta yang Belum Terlihat

Menurut Said Didu, total utang Indonesia sebenarnya jauh lebih besar dari angka yang disampaikan pemerintah.

“Maka ini kotak pandoranya dibuka (oleh Purbaya),” tegasnya.

Ia menyebut, jika memperhitungkan seluruh kewajiban termasuk utang BUMN, dana pensiun, dan beban tanggungan, nilainya bisa mencapai Rp24.000 triliun.

Dengan munculnya pernyataan Menkeu Purbaya soal Whoosh dan kritik Said Didu, publik kini menanti arah baru kebijakan fiskal pemerintah serta transparansi pengelolaan anggaran proyek infrastruktur di masa mendatang.***

Halaman:

Tags

Terkini