nasional

Hari Bela Negara, BUMN Kerahkan Ribuan Relawan dan Armada Bantuan untuk Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera

Selasa, 23 Desember 2025 | 09:13 WIB
Peringatan Hari Bela Negara, BUMN mengerahkan ribuan relawan dan armada bantuan sebagai wujud tanggung jawab kebangsaan. (Dok. Promedia)

 

 

Mediapriangan.com - Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara, BUMN menegaskan komitmen tanggung jawab kebangsaan melalui aksi nyata penanganan bencana. Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan BUMN mengerahkan kekuatan relawan dan logistik untuk mendukung penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Sebanyak 1.066 relawan BUMN dan 109 armada truk pembawa bantuan kemanusiaan dilepas untuk mendukung penanganan bencana tahap tanggap darurat dan pemulihan awal.

Wilayah Aceh menjadi salah satu prioritas penyaluran bantuan, dengan apel pelepasan relawan dipusatkan di Medan, Sumatera Utara, bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara.

Baca Juga: Warga Aceh Tersentuhkan Relawan, Pengungsi Aceh Berbagi Rambutan di Tengah Banjir

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dony Oskaria selaku Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN. Momentum Hari Bela Negara dimaknai sebagai kehadiran negara melalui BUMN dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana secara langsung dan terkoordinasi.

Aksi penanganan bencana ini merupakan bagian dari program BUMN Peduli, yang menjadi wadah sinergi lintas perusahaan BUMN dalam merespons kondisi darurat. Melalui program tersebut, BUMN mengerahkan relawan BUMN, dukungan logistik, serta sumber daya operasional agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa keterlibatan BUMN dalam penanganan bencana bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk tanggung jawab kebangsaan yang melekat pada perusahaan milik negara, terlebih pada momentum Hari Bela Negara.

Baca Juga: Warga Pidie Jaya Bertahan di Sisa Banjir Aceh, Lumpur Setengah Rumah Kuras Tenaga dan Kesehatan

“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony Oskaria.

Penyaluran bantuan tahap awal difokuskan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. BUMN juga terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan di wilayah lain yang berpotensi terdampak guna memastikan penanganan bencana berjalan berkelanjutan.

Adapun bantuan yang disalurkan oleh BUMN mencakup pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan anak, kebutuhan gizi dasar, air bersih, sembilan bahan pokok, obat-obatan, hingga tenda komunal dan perlengkapan ibadah. Seluruh bantuan tersebut didistribusikan oleh relawan BUMN ke lokasi terdampak.

Baca Juga: Meski Diterpa Banjir, Warga Aceh Mengaku Lebih Sedih Lihat Gaza, Solidaritas untuk Palestina Tuai Haru

Sebagai bagian dari tahapan pemulihan pascabencana, BUMN juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa pembangunan sekitar 15.000 unit hunian sementara.

Halaman:

Tags

Terkini