Pernyataan tersebut menjadi pemicu imbauan hemat gas LPG viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet mulai membagikan pengalaman mereka terkait kebiasaan boros saat memasak yang selama ini tidak disadari.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor, Pemadaman 7 Jam Ungkap Beratnya Proses Evakuasi
Konten Kreator Ungkap Kebiasaan Lama
Salah satu respons datang dari kreator konten Alfonshin Bayora atau Alfon. Melalui akun Instagram pribadinya, ia membagikan kebiasaan boros saat memasak yang pernah dilakukannya.
"Aktivitas saya sebelum tahu berita ini (imbauan Menteri Bahlil)," tulisnya.
Dalam unggahan tersebut, terlihat kompor tetap menyala meski aktivitas memasak telah selesai. Ia bahkan melakukan aktivitas lain seperti mencuci piring hingga meninggalkan dapur dalam kondisi api masih menyala.
Imbauan hemat gas LPG viral ini kemudian mendorongnya untuk mengubah perilaku. Ia mulai memastikan kompor dimatikan segera setelah masakan selesai.
"Maaf saya boros gas 45 detik untuk membuat video ini, soalnya untuk edukasi agar warga tahu kalau setelah masak itu ternyata kompor harus dimatikan," terang Alfon.
Ia juga mengaku kini menerapkan kebiasaan baru sebagai bentuk respons terhadap imbauan hemat gas LPG viral tersebut.
"Banyak yang belum tahu soalnya, sebagai gantinya setiap masak, 10 detik sebelum matang saya matikan dulu kompornya," tambahnya.
Permintaan Maaf dan Edukasi Publik
Perubahan sikap ini juga disertai refleksi pribadi atas kebiasaan boros saat memasak yang selama ini dilakukan tanpa disadari.
"Sial, kenapa baru tahu sekarang," tulis Alfon.